SUARA SEMARANG - Fakta-fakta baru empat anggota keluarga yang meninggal tak lazim di dlam rumah di Kalideres, Jakarta belum lama ini makin dibuka, ada dugaan menganut sekte apokaliptik.
Sekte Apokaliptik diungkap sebagai dugaan yang dianut keluarga tersebut yang ditemukan meninggal dunia tak lazim, yakni dugaan tidak makan selama beberapa waktu.
Melansir laman Suara, Kriminilog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala menjelaskan, analisisnya terkait dengan dugaan keluarga Kalideres menganut sekte apokaliptik.
Adrianus Mliala menduga, bila korban yang tidak mendapatkan asupan makanan selama beberapa waktu menjadi salah satu ritual dalam sekte Apokaliptik tersebut.
Kompolnas Buka Suara
Sementara itu, fakta kematian empat anggota keluarga di Kalideres, Jakarta Barat masih menjadi misteri dan masih dalam pengungkapan.
Kompolnas mengungkap terdapat hal yang ‘tidak biasa’ dari empat orang keluarga yang meninggal dunia tak lazim tersebut.
Masih melansir laman Suara, dari hasil autopsi sekeluarga tewas di Kalideres, polisi menjelaskan bahwa keempat korban dinyatakan tidak makan dan minum dalam jangka waktu yang cukup lama.
Hal tersebut menimbulkan berbagai spekulasi terkait dengan apa yang membuat sekeluarga tewas di Kalideres tidak makan dan minum dalam jangka waktu cukup lama.
Baca Juga: Doni Salmanan Dituntut 13 Tahun Penjara
Kompolnas pun menjelaskan bahwa ada hal ‘tidak biasa’ dari keluarga tewas di Kalideres tersebut. Itu kemudian dijadikan bahan pendalaman penyelidikan polisi agar mengetahui motif di balik kematian keluarga yang sangat misterius tersebut.
Lantas, apa saja kebiasaan dan temuan yang disebut tidak lazim dalam keluarga tersebut yang dimaksud oleh pihak kepolisian? Simak informasi lengkapnya yang telah Suara.com rangkum dari berbagai sumber berikut ini.
1. Pakai alas kaki dari plastik
Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto menjelaskan hal ‘tidak biasa’ yang dilakukan sekeluarga tewas ini.
Salah satunya yaitu kebiasaan menggunakan alas kaki dengan plastik.
2. Tertutup
Berita Terkait
-
Jejak Masa Lalu di Gunung Sahari Diungkap Teman Kecil, Dian Anak Keluarga yang Tewas di Kalideres Dikenal Humble
-
Kebiasaan Tak Lazim Keluarga Tewas di Kalideres: Pakai Sandal Plastik, Ogah Ada Listrik
-
Penyelidikan Mendalam, Polisi dan Ahli Kembali Lakukan Olah TKP di Kalideres
-
Polisi Ungkap Misteri Hilangnya Mobil Milik Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Ternyata Ini Faktanya
-
Soal Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Ini Kata Kompolnas
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular