SUARA SEMARANG - Dukungan untuk Ganjar Pranowo menjadi Presiden 2024 terus mengalir. Kali ini, 600 santriwan dan santriwati yang berjejaring dalam Santri Dukung Ganjar Jawa Tengah menyemarakkan aspirasi 'Ganjar Presiden 2024'.
Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan 'Selawat dan Doa Bersama' yang diikuti santri dari sejumlah pondok pesantren di balai Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Megulung Kidul, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo pada Sabtu (3/12).
Koordinator Wilayah Santri Dukung Ganjar Jawa Tengah, Mukti Abdul Jabir mengemukakan, selain tidak asing di kalangan santri, Ganjar juga terbukti berhasil memajukan desa melalui program-program inovatif. Salah satunya program Sistem Informasi Desa (SIDesa) dan Satu OPD Satu Desa Dampingan yang telah berjalan di 35 kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.
Hal itu pun melatarbelakangi kegiatan Santri Dukung Ganjar Jawa Tengah ini diadakan di balai BUMDes. Mukti menyebut, kegiatan itu sebagai bentuk representasi program-program Ganjar yang telah menginspirasi santri untuk ikut serta mendorong kemajuan desa.
"Semoga program-program dan kebijakan beliau di Jawa Tengah seperti SIDesa yang memberdayakan desa dapat diaplikasikan ke seluruh desa di Indonesia," ujar Mukti.
Mukti menjelaskan, dukungan santri untuk Ganjar juga lantaran perhatiannya terhadap perkembangan pesantren yang tidak perlu diragukan lagi. Tercatat, Ganjar telah mengaplikasikan Undang-Undang Pesantren di Jawa Tengah, memberikan bantuan langsung untuk pembangunan dan renovasi pesantren hingga membantu pendidikan para santri di pesantren.
Ajaran-ajaran pendidikan di pesantren juga, lanjut Mukti, kental dengan kehidupan yang menyatu dan berdampingan bersama masyarakat. Nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong tak lepas dari aktivitas pesantren, sehingga semakin termotivasi dengan semangat kepemimpinan yang ditunjukkan Ganjar.
Mukti berkomitmen terus menebarkan semangat dan inspirasi yang ditularkan Ganjar kepada para santri di seluruh daerah. Mukti berharap, semakin jauh masyarakat mengenal Ganjar, maka keinginan santri agar Ganjar terpilih menjadi Presiden 2024 bisa tercapai.
"Kami akan terus melanjutkan kegiatan ini di berbagai daerah demi memperkenalkan sosok Pak Ganjar," ucap Mukti.
Baca Juga: 3 Sektor Terdampak PHK, BPJS Ketenagakerjaan Jadi Bantalan Pengaman Sosial
Nasichin, warga Jawa Tengah sekaligus pengasuh Majelis Nusantara yang memayungi alumni santri di Purworejo mengatakan, gaya kepemimpinan Ganjar sangat cocok bagi kalangan santri. Ditambah lagi, melalui sejumlah perhatian Ganjar yang telah dicurahkan kepada pesantren dan para ulama yang semakin memantapkan para santri mendukung Ganjar di pilpres 2024.
Dia mengakui kebanggaannya menjadi santri sekaligus warga Jawa Tengah yang memiliki figur gubernur seperti Ganjar Pranowo. Dia meyakini, ketika kelak Ganjar terpilih menjadi Presiden 2024, bukan tidak mungkin perkembangan pesantren akan semakin meningkat dan juga masyarakat semakin sejahtera di bawah kepemimpinan Ganjar.
"Pak Ganjar (kepemimpinannya) sangat bagus, dalam artian beliau gubernur yang mengerti kebutuhan masyarakat dan beliau sangat terbuka, juga tidak membeda-bedakan apakah itu rakyat kecil, rakyat menengah dan kalangan atas. Inilah yang membuat kami sangat positif dalam menyambut Pak Ganjar," ungkap Nasichin.
"Sebagai santri, kami menilai beliau sangat memperhatikan kemajuan pesantren dan pengelolaannya, kyai-kyai kami dihargai beliau maka kami merasa diapresiasi. Apalagi sebagai warga Jawa Tengah bagi kami itu kebanggaan ketika gubernur kami maju dan terplih menjadi Presiden," lanjut Nasichin.
Berita Terkait
-
Ganjar Jujur Soal Isu Tinggalkan PDIP dan Pindah KIB Demi Maju Capres 2024
-
Di Hadapan Jokowi, Ganjar Curhat Banyak Mendapat Keluhan soal Kesejahteraan Guru
-
Rocky Gerung Anggap Gibran Tak Cocok Jadi Wali Kota Solo, Salah Megawati
-
Buruk! Jokowi Dinilai Tak Berhasil Menyelenggarakan Pendidikan Politik Melalui Sistem Kepartaian
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Buruh: 10.000 Pekerja Diserap Jika PT Agrinas Beli Pikap di Dalam Negeri
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Menteri PPPA Desak Pecat Anggota Brimob Penganiaya Anak hingga Tewas di Tual
-
Libur Sekolah Lebaran 2026 Berapa Hari? Cek Keputusan Resminya di Sini
-
CEK FAKTA: Purbaya Beri Bantuan Lansia Selama Ramadan, Benarkah?
-
Suara Rakyat Tertelan Ombak, Elite PAN Beberkan Bahaya Jika Ambang Batas Parlemen Jadi 7 Persen
-
MPL ID Season 17 Kapan Dimulai? Ini Bocoran Jadwal dan Roster Tim Mobile Legends
-
Orang Tua Protes Menu MBG Tak Lengkap, SPPG Iringmulyo Janji Lengkapi Esok Hari
-
Saham Indomaret dan Alfamart Ambrol Usai Menteri Mau Stop Ekspansi Demi Kopdes
-
Nama-nama Pemain Keturunan yang Ikut Trial di Klub Spanyol, Atletico Madrid Salah Satunya