SUARA SEMARANG - Plt Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak bersama PT Jasa Raharja serahkan santunan kematian kepada korban kecelakaan bus di Magetan.
Penyerahan santunan kematian sebagai wujud bahwa Pemerintah Kota Semarang bersama PT Jasa Raharja bergerak cepat dalam memberikan perhatian kepada keluarga korban kecelakaan bus yang terjadi di Magetan.
Di wakili oleh para keluarga korban, Proses penyaluran santunan kematian diserahkan di Lobby kantor wali kota Semarang, Senin (5/12/2022) sore.
Penyerahan santunan dilakukan oleh Pelaksana tugas atau Plt. Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama dengan Direktur Operasional PT. Jasa Raharja yang disaksikan oleh ahli waris, camat, dan perwakilan OPD Pemerintah Kota Semarang.
"Terima kasih Jasa Raharja yang sangat luar biasa. Tadi dengan hitungan jam sudah merealisasikan semua santunan kepada seluruh ahli waris korban," kata Mbak Ita.
Santunan kematian diserahkan kepada perwakilan keluarga tujuh korban yang meninggalkan dunia. Masing-masing mendapatkan Rp 50 juta rupiah.
Tercatat ada 32 orang korban luka-luka dan 7 orang korban jiwa termasuk pengemudi bis dalam kecelakaan lalu lintas tersebut.
Kecelakaan terjadi di jalan tembus antara Sarangan-Tawangmangu, Magetan, Jawa Timur pada Minggu (4/12/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.
Paska kejadian, Mbak Ita dan jajarannya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Magetan dalam penanganan korban kecelakaan bus, baik yang selamat dan yang masih dirawat di rumah sakit, maupun yang telah meninggal.
Baca Juga: PSIS Semarang Gulung Madura United 3-0, Taisei Marukawa Dianggap Diving di Kotak Penalti
Mbak Ita pun mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh semua pihak.
Menurut Mbak Ita, RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro Kota Semarang (RSWN) juga langsung menerjunkan anggotanya ke Magetan di hari yang sama untuk menjemput korban terutama yang mengalami luka parah.
Adapun penjemputan korban dengan luka sedang dan luka ringan akan dilanjutkan Senin pagi.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Semarang dan juga mewakili keluarga besar RW 01 RW 02 Kelurahan Manyaran menghaturkan matur nuwun kepada Bapak Bupati Magetan beserta Forkopimda utamanya Bapak Kapolres, Bapak Dandim, juga Pak Sekda dan Asisten yang tadi begitu cepat menyelesaikan (persiapan) para korban utamanya yang meninggal dunia,” lanjut Mbak Ita.
“Dari evakuasi sampai disucikan dan dikafani sehingga bisa sampai di Kota Semarang dengan lancar dan langsung dimakamkan atas persetujuan pihak keluarga. Termasuk jenazah driver juga langsung dimakamkan di Kemijen,” imbuhnya.
“Kami terharu karena warga kami di Rumah Sakit Magetan dirawat dan mendapat perhatian dengan baik. Bahkan untuk anak-anak yang orang tuanya masih dirawat di rumah sakit akan ditempatkan di hotel. Sekali lagi kami sampaikan matur nuwun,” pungkas Mbak Ita.
Tag
Berita Terkait
-
Bus Semeru Putra Transindo Masuk Jurang di Tawangmangu, Penumpang dari Semarang 7 Meninggal Dunia, Ini Data Nama Korban
-
Mbak Ita Kenalkan Kampoeng Flora Mijen, Destinasi Wisata Tanaman Hias Kota Semarang
-
Pemkot Semarang Terima Bantuan Gempa Cianjur dari Pengusaha, Mbak Ita: Pastikan Distribusi Tepat Sasaran
-
Besok Hevearita Gunaryanti Rahayu Dilantik Jadi Walikota Semarang, Tak Ada Karangan Bunga Diganti Sembako
-
Berapa UMK Kota Semarang Tahun 2023? Simak Penjelasan Berikut Ini
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura