SUARA SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang mulai menerima bantuan untuk korban gempa Cianjur. Bantuan tersebut mulai terkumpul di Posko Bantuan Peduli Bencana milik Pemerintah Kota Semarang.
Bantuan yang terkumpul tidak hanya berasal dari dalam Kota Semarang saja, tapi juga beberapa kota dan kabupaten di Jawa Tengah.
Bantuan yang dterima Pemkot Semarang untuk disalurkan pada korban bencana genpa Cianjur diantaranya ada 1.104 boks dari para pengusaha Tionghoa Jateng.
“Alhamdulillah hari ini Pemkot Semarang telah menerima bantuan dari teman-teman pengusaha Tionghoa yang ada di Jawa Tengah," kata.
"Sebelumnya kami sampaikan kebutuhan (yang urgent) di sana adalah makanan siap saji, terpal dan popok atau pampers,” ujar pelaksana tugas wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu di lobi kantor wali kota Semarang, Senin (28/11).
“Sehingga dalam bantuan yang diserahkan ada kornet, mie instan cup, biskuit, susu. Dan yang terakhir nanti ada tambahan bantuan menyusul berupa terpal. Jadi 1.104 boks itu belum termasuk terpal,” lanjut Mbak Ita, begitu ia biasa disapa.
Pemerintah Kota Semarang sendiri telah membuka Posko Bantuan Peduli Bencana, yang siap menerima bantuan bagi korban bencana gempa.
Posko tersebut mulai dibuka pada Jum’at (25/11/2022) sampai dengan Rabu (30/11/2022) pukul 21.00 WIB yang bertempat di P3DN Balai Kota Semarang.
Menurut rencana semua bantuan yang terkumpul nantinya akan dikirim ke Cianjur sekaligus pada hari Kamis, (1/12/2022).
Mbak Ita meminta dinas-dinas yang terlibat seperti BPBD, Dinas Sosial dan lainnya supaya saling koordinasi agar pendistribusian bantuan nantinya dapat berjalan dengan baik.
Baca Juga: Cara Mbak Ita Jaga Stabilitas Harga Bahan Pangan Kota Semarang, Operasi Pasar di 7 Kelurahan
“Pemerintah kota Semarang mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha yang sudah mau berbagi kepada saudara kita yang ada di Cianjur. Semoga di sana bisa diterima oleh pihak yang berwenang atau pemerintah Cianjur sehingga akan memberikan (membagikan) bantuan itu secara tepat sasaran,” tutup Mbak Ita.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Arif Rudianto mengajak masyarakat untuk menyalurkan bantuan kepada korban gempa Cianjur pada saat pembukaan posko.
“Kami menerima donasi dalam bentuk apapun untuk meringankan beban korban gempa. Jika ingin menyumbang bisa langsung ke posko di depan gedung P3DN,” ujar Arif.
Berita Terkait
-
Besok Hevearita Gunaryanti Rahayu Dilantik Jadi Walikota Semarang, Tak Ada Karangan Bunga Diganti Sembako
-
Berapa UMK Kota Semarang Tahun 2023? Simak Penjelasan Berikut Ini
-
Cara Mbak Ita Jaga Stabilitas Harga Bahan Pangan Kota Semarang, Operasi Pasar di 7 Kelurahan
-
Diduga Biang Keladi Banjir, Satpol PP Sidak Bangunan Ilegal, Galian C, Perumahan di Semarang Bagian Atas
-
Semarang Banjir Lagi, Mbak Ita Turunkan Geologi ESDM dan Satpol PP: Selidiki Wilayah Atas dan Bangunan Salahi Tata Ruang
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal