SUARA SEMARANG - Suasana mencekam saat Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana lari kocar-kacir dilempar batu oleh para pedagang pasar.
Pemandangan ironis, pemimpin daerah Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana justru 'dihakimi' warganya yakni para pedagang dengan dilempar batu.
Cellica Nurrachadiana Bupati Karawang dilempar batu oleh para pedagang yang ada di pasar.
Kejadian Cellica Nurrachadiana dilempar batu oleh pedagang, saat Bupati Karawang itu mendatangi pedagang di sebuah pasar dengan banyak kerumunan.
Sebuah video viral di media sosial Instagram, Kamis (8/12/2022), tampak Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana lari kocar-kacir menyelamatkan diri dari lemparan batu para pedagang.
Akun @memomedos yang mengunggah video Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dilempar batu, terlihat berusaha lari ke dalam kendaraan dinasnya.
Aparat keamanan dan Satpol PP tampak menyelamatkan sang Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana untuk masuk ke dalam mobil dinas.
Sementara itu, tampak pula petugas dengan cepat melakukan pengamanan. Di duga juga dalam video tersebut ada beberapa oknum pelaku pelemparan batu di amankan.
Selain Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, diinformasikan akun tersebut, turut Sekda Karawang Acep Jamhuri dan seorang petugas polisi terkena lemparan batu.
Informasi didapat, jika aksi lempar batu kepada Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana buntut dari penolakan pedagang terkait rencana relokasi ke tempat baru yakni Pasar Proklamasi Rengasdengklok.
Dalam video, juga terlihat asap mengepul yang diduga dibakar oleh para pedagang untuk menghalau petugas yang mendekati.
Profil Cellica Nurrachadiana
dr. Cellica Nurrachadiana lahir 18 Juli 1980 adalah Bupati Karawang untuk masa bakti 2015-2020 dan 2021-2026.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Bupati Karawang untuk masa bakti 2010-2015. Ia dinobatkan sebagai Wakil Bupati termuda se-Indonesia saat itu.
Cellica lahir di Bandung tanggal 18 Juli 1980. Setelah lulus SMA di Bandung, ia lulus S1 dari Universitas Kristen Maranatha dan S2 hukum kesehatan dari Universitas Katolik Soegijapranata.
Berita Terkait
-
Info Pengalihan Arus dan Penutupan Jalan Tentara Pelajar Semarang 14 hingga 20 November 2022
-
Cara Mbak Ita Jaga Stabilitas Harga Bahan Pangan Kota Semarang, Operasi Pasar di 7 Kelurahan
-
Bikin Macet Kaligawe, Pedagang di Jalan Genuksari Ditertibkan Satpol PP Kota Semarang
-
Harga Cabai Bawang di Kota Semarang Mulai Tinggi, DPRD Desak Dinas Perdagangan Operasi Pasar
-
Harga Naik Belum ada Operasi Pasar, Dinas Pertanian Kota Semarang Imbau Mulai Urban Farming Tanam Bawang Cabai
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League
-
Minuman Berkafein Bukan Solusi Utama Atasi Kelelahan, Ini Cara Tepat Menjaga Energi Tubuh
-
Satire di Balik Tawa: Membaca Indonesia Lewat Buku Esai Lupa Endonesa
-
Kebiasaan Scrolling Media Sosial: Mengapa Anak Muda Jadi Mudah Insecure?
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal
-
Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix
-
3 Mobil Bekas Punya Ground Clearance Tinggi, Suspensi Nyaman di Segala Medan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK