SUARA SEMARANG - Masa depan Hari Nur Yulianto di PSIS semarang mulai dispekulasikan, apakah akan segera menyusul Frendi Saputra maupun M Rio.
Sejumlah pemain veteran PSIS Semarang sudah mulai menyuarakan terkait kondisi Hari Nur Yulianto yang saat ini merupakan kapten utama tim.
Saat ini, Hari Nur Yulianto merupakan satu-satunya pemain PSIS Semarang paling senior dan memiliki jasa besar bagi klub.
Kabar mengenai King HNY - panggilan Hari Nur Yulianto menghangat dalam beberapa hari terakhir. Hal itu dimulai dengan hengkangnya Frendi Saputra.
Frendi Saputra dan Hari Nur Yulianto adalah pemain senior di tubuh Laskar Mahesa Jenar di musim ini. namun Frendi lebih dahulu hengkang menuju Dewa United.
Lalu bagaimana dengan HNY? Belum ada kejelasan. Namun berdasarkan tweet dan unggahan maupun komentar sejumlah orang dekatnya, menandakan ia sedang tak baik-baik saja.
Dalam sebuah unggahan di akun Hari Nur Yulianto @hny_22, eks pemain PSIS Semarang Komarodin memberikan komentar "@hny_22 cuaca mulai kabut," tulis @komarodin10 yang baru saja hengkang dari PSS Sleman.
Komentar itu sepertinya berkaitan dengan sejumlah komentar dari para pemain PSIS Semarang lainnya maupun yang sudah eks Laskar Mahesa Jenar.
"Manut dalane wae … (Mengikuti jalannya saja)," unggahan @hny_22 sepekan sebelumnya.
Baca Juga: PSIS Semarang Jadi Sister Club Liverpool, Bos Junianto Terbang ke Anfield Inggris Bikin Penawaran?
"Wes ndang Bali o mes tak ceritani ngeri ngeri," dikomentari oleh bek PSIS Semarang Fredyan Wahyu Ucil @fredyanwahyusugiyantoro.
Selanjutnya ada juga unggahan salah satu fotografer sepakbola @novannavon yang memposting foto hari Nur Yulianto dan Frendi Saputra dengan keterangan sedih.
"Saddest part of @hny_22 & @frendisaputra72," tulisnya.
Eks kiper PSIS Semarang yang saat ini bermain untuk Barito Putera Joko Ribowo terlihat aktif mengomentari hal yang berkaitan dengan HNY yang merupakan kawannya.
"King ojo nek endi endi patunge sdelok maneh dadi (King jangan kemana-mana, sebentar lagi patungnya jadi)," tulis @joko_ribowo.
"Patunge wes di gepuk kr sg duwe aliran (patungnya sudah dihancurkan oleh mereka yang punya aliran)," jawab @hny_22.
Berita Terkait
-
Kota Semarang Sempat Tergenang, Jalan Raya Kaligawe Kini Bisa Dilewati Kendaraan Bermotor
-
PSIS Semarang Jadi Sister Club Liverpool, Bos Junianto Terbang ke Anfield Inggris Bikin Penawaran?
-
Barter Alie Sesay, PSIS Semarang Datangkan Meru Kimura dari RANS Nusantara FC: Bidik Ryo Fujii dari Jepang
-
BRI Liga 1: Bek RANS Nusantara FC Meru Kimura Dipinjam PSIS
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas