/
Rabu, 04 Januari 2023 | 17:48 WIB
Pemain senior PSIS Semarang Hari Nur Yulianto dan Frendi Saputra. (instagram @frendisaputra72)

SUARA SEMARANG - Masa depan Hari Nur Yulianto di PSIS semarang mulai dispekulasikan, apakah akan segera menyusul Frendi Saputra maupun M Rio.

Sejumlah pemain veteran PSIS Semarang sudah mulai menyuarakan terkait kondisi Hari Nur Yulianto yang saat ini merupakan kapten utama tim.

Saat ini, Hari Nur Yulianto merupakan satu-satunya pemain PSIS Semarang paling senior dan memiliki jasa besar bagi klub.

Kabar mengenai King HNY - panggilan Hari Nur Yulianto menghangat dalam beberapa hari terakhir. Hal itu dimulai dengan hengkangnya Frendi Saputra.

Frendi Saputra dan Hari Nur Yulianto adalah pemain senior di tubuh Laskar Mahesa Jenar di musim ini. namun Frendi lebih dahulu hengkang menuju Dewa United.

Lalu bagaimana dengan HNY? Belum ada kejelasan. Namun berdasarkan tweet dan unggahan maupun komentar sejumlah orang dekatnya, menandakan ia sedang tak baik-baik saja.

Dalam sebuah unggahan di akun Hari Nur Yulianto @hny_22,  eks pemain PSIS Semarang Komarodin memberikan komentar "@hny_22 cuaca mulai kabut," tulis @komarodin10 yang baru saja hengkang dari PSS Sleman.

Komentar itu sepertinya berkaitan dengan sejumlah komentar dari para pemain PSIS Semarang lainnya maupun yang sudah eks Laskar Mahesa Jenar.

"Manut dalane wae … (Mengikuti jalannya saja)," unggahan @hny_22 sepekan sebelumnya.

Baca Juga: PSIS Semarang Jadi Sister Club Liverpool, Bos Junianto Terbang ke Anfield Inggris Bikin Penawaran?

"Wes ndang Bali o mes tak ceritani ngeri ngeri," dikomentari oleh bek PSIS Semarang Fredyan Wahyu Ucil @fredyanwahyusugiyantoro.

Selanjutnya ada juga unggahan salah satu fotografer sepakbola @novannavon yang memposting foto hari Nur Yulianto dan Frendi Saputra dengan keterangan sedih.

"Saddest part of @hny_22 & @frendisaputra72," tulisnya.

Eks kiper PSIS Semarang yang saat ini bermain untuk Barito Putera Joko Ribowo terlihat aktif mengomentari hal yang berkaitan dengan HNY yang merupakan kawannya.

"King ojo nek endi endi patunge sdelok maneh dadi (King jangan kemana-mana, sebentar lagi patungnya jadi)," tulis @joko_ribowo.

"Patunge wes di gepuk kr sg duwe aliran (patungnya sudah dihancurkan oleh mereka yang punya aliran)," jawab @hny_22.

Load More