SUARA SEMARANG - Kekuatan Tim Nasional (Timnas) Indonesia pincang jelang laga leg 1 semifinal Piala AFF lawan Vietnam di, sebab kelompok suporter bernama La Grande Indonesia akan kosongkan Tribun di Gelora Bung Karno (GBK) sore ini, karena ulah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
La Grande Indonesia mengklaim, Paspampres jadi biang kerok dengan menghancurkan koreografi yang mereka buat untuk mendukung Timnas Indonesia lawan Vietnam pada leg 1 semifinal Piala AFF 2022.
Fakta-fakta Pasmpampres menghancurkan koreografi kelompok suporter La Grande Indonesia jelang laga skuad Timnas Garuda Vs Vietnam, disampaikan dalam akun media sosial Instagram.
Berikut bunyi pernyataan kelompok suporter La Grande Indonesia mengenai aksi Paspampres yang merusak koreografi mereka untuk mendukung Timnas Indonesia Vs Vietnam pada Piala AFF.
"Jika Kreatifitas Dibungkam, Hanya Ada Satu Kata, Lawan!
Selamat siang sahabat-sahabat semua, terutama untuk kalian yang rajin hadir di Tribun Utara
Kami sadar sejak pertandingan melawan Kamboja, apa yang kami lakukan berdampak sangat besar dan menjadi perhatian berbagai kalangan, baik aparat keamanan sampai media, dengan sudut pandang masing-masing.
Hari ini Semifinal melawan Vietnam, pertandingan yang sangat-sangat ditunggu 50.000 penonton. Seperti yang kalian semua sudah tahu, bahwa hari ini akan ada koreografi yang sudah kami matangkan, baik secara teknis maupun sampai birokrasi dengan pihak terkait. Dana yang hadir juga adalah sumbangsih daripada kalian semua, keringat yang menetes adalah keringat kita semua, suara yang getir yang keluar adalah suara kita semua, karena La Grande Indonesia adalah kalian.
Semalam koreografi sudah selesai kami persiapkan akan tetapi siang ini kami dapat kabar kalau koreografi itu dihancurkan oleh PASPAMPRES, yang ingin mengamankan kedatangan Bapak Presiden @jokowi sore ini.
Banner dicopot, kertas-kertas koreografi dibuang, apakah koreografi kami adalah musuh kalian? Atau kalian merasa terancam dengan koreografi kami? Atau selepas pertandingan melawan Kamboja kalian menaruh dendam kepada kami? kalian bukan saja menghancurkan koreografi kami, tetapi kalian sudah menghancurkan semangat dan perjuangan kami untuk timnas Garuda.
Untuk itu kami mengutarakan sebuah sikap untuk TIDAK AKAN HADIR DI TRIBUN UTARA ATAS NAMA LA GRANDE INDONESIA, jika kreatifitas dan jeri payah kami tidak dihargai oleh PASPAMPRES DAN PRESIDEN JOKO WIDODO untuk apa lagi kami hadir di Tribun.
Terima kasih atas apresiasinya, semoga kita menang melawan Vietnam! " tulis La Grande Indonesia.
Diketahui sebelumnya, kabar bila laga semifinal Piala AFF 2022 antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia Vs Vietnam leg 1 tak dihadiri salah satu kelompok suporter La Grande, disebut karena ulah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Kelompok suporter Timnas La Grande disebut tak akan mendukung laga Indonesia Vs Vietnam sore ini, Jumat 6 Januari 2022 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) karena ulah Paspampres.
Informasi ini diunggah oleh akun Instagram @pecintasepakbola jelang laga semifinal Piala AFF antara Indonesia Vs Vietnam, di mana disebut ada Paspampres yang membubarkan koreo suporter tersebut untuk pengamanan Presiden Jokowi.
Tag
Berita Terkait
-
Tanpa Suporter, Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam di Semifinal Piala AFF, Disebut Gara-gara Paspampres
-
Almarhum, Cipta Beri Kesaksian Soal Indra Bekti Meninggal, Keluarga Kaget dan Ini Kenyataanya
-
Cek Fakta Indra Bekti Meninggal Dunia di Hari Jumat, Disebut Ambulan Sudah Tiba di Rumah
-
Ini Pesan Presiden Jokowi Untuk Pemain Timnas Indonesia Menghadapi Vietnam Semifinal Piala AFF 2022
-
Pelatih Vietnam Park Hang Seo Curiga Dua Staf Pelatih Indonesia Menyusup Saat Konferensi Pers
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati