SEMARANG SUARA- Luis Milla berikan penjelasan terkait Rachmat Irianto yang bermain di babak kedua saat menghadapi Madura United pada Jumat (20/1) yang menyebabkan Persib Bandung terancam sanksi PSSI.
Rachmat Irianto yang turun pada babak kedua ini yang menyebabkan tim Maung Bandung akan terancam mendapatkan sanksi.
Pasalnya Rachmat Irianto merupakan pemain yanag hadir saat jumpa pers jelang pertandingan itu seharusnya bermain menjadi starter, Hal tersebut mengacu pada regulasi yang telah ditetpkan PSSI pada gelaran Liga 1.
Luis Milla mengungkapkan alasannya menurunkan Rachmat Irianto pada babak kedua karena menurutnya, Rachmat Irianto masih belum pulih dari cedera Hemstring sepulang dari Timnas.
"Rian kembali ke klub dari tim nasional dalam kondisi yang cedera. Kami menantikan perkembangan kondisinya hingga pagi hari (sebelum pertandingan)," ungkap Luis Milla.
Setelah memantau perkembangan Rachmat Irianto hingga menjelang pertandingan akhirnya Luis Milla memutuskan untuk menurunkan Rachmat Irianto di babak kedua bukan sebagai starter, karena untuk menghindari resiko cidera berkelanjutan.
"Saya memutuskan untuk tidak menurunkannya sejak menit pertama karena tidak mau mengambil risiko jika dia harus kembali mengalami cedera," tuturnya.
Dalam pertandingan melawan Madura United yang diadakan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Persib Bandung berhasil unggul dengan skor 1-0 melalui gol yang dicetak oleh David da Silva di menit 76.
Meski sempat keteteran di sektor kiri, sehingga Luis Milla memutuskan untuk menurunkan pemilik nomor punggung 53 itu pada laga di babak kedua.
Luis Milla melanjutkan bahwa dirinya sudah berkonsultasi dengan dokter terkait cidera yang dialami Rachmat Irianto sehingga memutuskan untuk menurunkan Rachmat Irianto pada babak kedua.
"Dan saya rasa untuk main selama 45 menit, saya juga sudah bicara dengan dokter, dia (Irianto) memungkinkan untuk bermain. Saya sangat senang karena dia tidak terkena cedera lainnya," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset
-
3 Rekomendasi Setrika Uap yang Cepat Panas, Daya Mulai 800 Watt
-
Pramoedya di Mata Adiknya: Inilah Sisi Maestro yang Tak Pernah Terungkap!
-
Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang
-
Mahershala Ali Bintangi Your Mother Your Mother Your Mother, Ini Teasernya
-
Proyek Antologi Anime Pursuing the Future Ungkap Dua Film Pendek Pertama
-
3 Produk Skincare yang Cukup Dipakai Seminggu Sekali, Terlalu Sering Justru Merusak Kulit
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Menyusuri Dunia Antariksa dari Jakarta Lewat Skyworld TMII
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini