- Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran 3.000 butir ekstasi di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat.
- Penindakan ini dilakukan pada Minggu, 8 Februari 2026, pukul 23.20 WIB, mengamankan dua pria berinisial D dan A.
- Polisi menyita barang bukti berupa ekstasi dan dua telepon genggam; kasus kini dikembangkan lebih lanjut.
Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis ekstasi sebanyak 3.000 butir di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat.
Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika.
Kanit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Edy Lestari menyebut penindakan ini dilakukan pada Minggu, 8 Februari 2026 sekitar pukul 23.20 WIB, tepatnya di depan SPBU Shell Daan Mogot, Jalan Daan Mogot, Duri Kepa, Kebon Jeruk.
Operasi tersebut bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di lokasi tersebut.
Dua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial D dan A. Keduanya ditangkap saat berada di lokasi yang diduga menjadi titik transaksi.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa satu bungkus besar berisi 3.000 butir ekstasi serta dua unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dalam transaksi narkotika.
Foto barang bukti yang dirilis polisi memperlihatkan ribuan butir ekstasi berwarna cokelat yang dikemas rapi dalam plastik bening, berdampingan dengan satu paket lain yang dibungkus lakban cokelat.
“Kami dari subdit 3 Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya kembali mengamankan dua orang tersangka berinisial D dan A didaerah Daan Mogot Jakarta Barat dengan barang bukti 3.000 butir Ekstasi,” ujar Edy kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).
Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. Polisi masih menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran ekstasi tersebut.
Baca Juga: Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
Berita Terkait
-
Dapat Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Bonatua Jadi Ahli Meringankan Roy Suryo Cs Hari Ini
-
Gila! Edarkan Sabu dari Rumah Dinas, Kasat Narkoba Polres Dipecat
-
Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
-
Diperiksa Polisi Besok: Pelaku Penganiayaan Gegara Drum di Cengkareng Bakal Hadir?
-
Terbongkar Lewat Paket Ekspedisi, Ganja 2 Kg Siap Edar di Depok Digagalkan Polisi
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
-
Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu
-
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito