- SKK Migas menetapkan strategi 'Triple 100' untuk aktivitas hulu migas hingga tahun 2026, meliputi 100 sumur eksplorasi dan pengembangan.
- Strategi ini mencakup pengeboran 100 sumur menggunakan teknik multi-stage fracturing sebagai target ambisius tahun 2026.
- Realisasi pengeboran eksplorasi 2025 baru 8 persen, SKK Migas perlu mengejar kekurangan signifikan untuk mencapai target akhir tahun.
Suara.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menetapkan strategi 'Triple 100' sebagai upaya memperkuat aktivitas hulu migas di tahun 2026.
Target utama program tersebut meliputi pengeboran 100 sumur eksplorasi, 100 sumur pengembangan, dan 100 sumur dengan teknik multi-stage fracturing.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan realisasi pengeboran masih harus ditingkatkan. SKK Migas mencatat, pada 2024 terdapat 35 sumur eksplorasi yang dilaksanakan.
Sementara pada 2025, ditargetkan 39 sumur eksplorasi, namun realisasinya baru mencapai tiga sumur atau sekitar 8 persen.
"Namun demikian, kami punya target akan menambah di tahun 2026 ini dan capai target ambisius kita sebanyak 100 sumur eksplorasi,” kata Djoko Siswanto saat rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Rabu (11/2/2026).
Djoko menjelaskan bahwa peningkatan target tersebut bagian dari strategi percepatan demi menjaga ketersediaan cadangan dan mendukung target produksi jangka menengah.
Untuk mendukung program Triple 100, SKK Migas telah menyepakati MoU dengan sejumlah mitra, termasuk kerja sama dengan Schlumberger, Halliburton, serta PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) khusus untuk pengeboran 100 sumur multi-stage fracturing.
Tercatat hingga Februari 2026, SKK Migas mendapatkan 13 sumur eksplorasi tambahan dari wilayah kerja WP&B yang telah ditandatangani.
Namun, guna mencapai target akhir tahun, SKK Migas masih harus mengejar kekurangan 48 sumur eksplorasi, 77 sumur multi-stage fracturing, serta 58 sumur pengembangan yang pemenuhannya akan sangat bergantung pada ketersediaan unit dan peralatan.
Baca Juga: Dari 45.000 Sumur Rakyat, Baru 1 UMKM yang Berhasil Produksi Minyak
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta
-
Pasca Danantara, Akademisi Soroti Risiko Hilangnya Karakter Publik BUMN
-
Dari 45.000 Sumur Rakyat, Baru 1 UMKM yang Berhasil Produksi Minyak
-
Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut
-
Layanan Pelabuhan Dikeluhkan, Pengusaha Minta Pemerintah Turun Tangan
-
Resmi! BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Direktur Utama, Jamin Transparansi Saham RI
-
Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar
-
ASDP Indonesia Ferry Siapkan 32 Kapal di Ketapang - Gilimanuk untuk Lebaran
-
Purbaya Ajak Kapolri Selesaikan Masalah Iklim Investasi Indonesia
-
Pertamina Rampingkan 15 Anak Usaha