SUARA SEMARANG - Kiper senior PSIS Semarang, Wahyu Tri Nugroho dilepas oleh manajemen Mahesa Jenar.
Setelah Adi Satryo datang, dua kali pertandingan gawang PSIS Semarang memang diisi oleh kiper muda tersebut.
Hasilnya, Adi Satryo membuat dua kali penampilannya tanpa kebobolan atau clean sheet.
Sementara Wahyu Tri Nugroho tampil terakhir sebagai kiper PSIS Semarang pada saat melawan Bhayangkara FC.
Dalam pertandingan tersebut, PSIS Semarang kalah 0-1 dari Bhayangkara FC sekaligus kalah untuk pertama kalinya di Jatidiri musim ini.
Kini Wahyu Tri Nugroho resmi dilepas oleh PSIS Semarang namun Adi Satryo bukan alasan utama.
Menurut CEO PSIS Semarang, Wahyu Tri Nugroho merupakan kiper senior yang akan melanjutkan kariernya sebagai pelatih.
"Wahyu Tri yang mundur karena fokus dalam karir kepelatihan di usianya yang tak lagi muda," kata Yoyok Sukawi, Jumat (27/1/2023).
Selain Wahyu Tri Nugroho, ada dua pemain PSIS Semarang lainnya yang dilepas, yakni Guntur Triaji dan Andreas Ado.
Baca Juga: Nikita Mirzani Batal Damai dengan Bunda Corla, Konflik Berlanjut
Guntur Triaji akan kembali ke klub lamanya setelah masa peminjamannya habis.
Sedangkan Andreas Ado yang masih muda diberi kesempata untuk mengembangkan kariernya di tempat lain.
"Guntur kembali dari masa peminjaman ke klub lamanya dan Andreas yang memang kami lepas karena Andreas ini memiliki potensi dan usianya masih cukup muda, jadi kami lepas untuk mengembangkan karirnya mengingat saat ini di posisinya cukup penuh,” ujar Yoyok.
Yoyok Sukawi berharap kepada tiga pemain tersebut untuk bsia sukses meskipun tidak lagi bersama PSIS Semarang.
Berita Terkait
-
Shin Tae Yong Panggil Wonderkid PSIS Semarang Brandon Scheunemann, Ini 30 Nama Pemain TC Timnas U20 Persiapan Piala Asia 2023 Uzbekistan
-
Rekor Usia Termuda, Wonderkid PSIS Semarang Brandon Scheunemann Kalahkan Julian Kusuma dan Tegar Infantrie
-
Bikin Trenyuh, Maskot PSIS Semarang MJ Peluk Bocah di Banjir Kanal
-
Biodata dan Profil "Vitinho" Winger Baru PSIS Semarang yang Didatangkan dari Negeri Samba Brasil
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
First Look Film Werwulf, Aaron Taylor-Johnson Jadi Manusia Serigala
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat