SUARA SEMARANG - Kedatangan Bonek di Kota Semarang sudah terjadi sejak sekitar hari Selasa 7 Februari 2023. Jadwal PSIS vs Persebaya sendiri digelar Rabu 8 Februari 2023.
Munculnya Bonek tampak salah satunya mereka berkerumun di kawasan Kaligawe tepatnya dibawah jembatan flyover Tol Kaligawe Semarang.
Bonek atau dikenal sebagai suporter yang nekat geruduk datangi Kota Semarang untuk menyaksikan pertandingan PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya.
Padahal sudah diketahui jika laga PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya ditunda untuk digelar.
Sangat disayangkan kedatangan Bonek bikin ulah dengan melakukan perusakan properti warga salah satunya ada sepeda motor.
Padahal suasana sudah semakin kondusif antar suporter sepakbola. Salahsatunya saat laga PSIS vs Persib dimana dua kelompok suporter berbeda itu ada dalam satu tribun.
Meski PSIS harus menyerah secara menyakitkan, namun suporter Mahesa Jenar legowo dan mengucapkan selamat kepada pihak lawan.
Hal ini tentu berbeda dengan apa yang dilakukan oleh para Bonek. Meski sudah ada kabar jadwal PSIS vs Persebaya ditunda mereka tetap datang.
Kedatangan mereka dengan berbuat anarki sangat disesalkan padahal hanya sebagai pendatang yang sewajarnya menghargai msyarakat setempat.
Dalam sebuah video yang viral tersebar diaplikasi perpesanan pada Rabu 8 Februari 2023, tampak para Bobek melakukan tindakan ulah anarkis.
Kelompk Bonek yang ada di kawasan Kaligawe tersebut tampak berusaha untuk dilakukan pengamanan oleh petugas, bukan ditangkap.
Meski begitu, dalam video tersebut para Bonex ngeyel dengan membubarkan diri sembar melakukan perusakan.
Ada dua buah sepeda motor yang sudah terjatuh, yang kemudian diinjak dan ditendang oleh salah saru Bonek.
Belum diketahui apa sebabnya para Bonek melakukan tindakan anrkis dengan merusak sepeda motor.
"Mobok tulung seng sopan sitik neng kota ne wong to ngajak angel ancen kowe kok makane laga ne dik tunda" tulis caption dalam rekeman video tersebut.
Berita Terkait
-
Reuni Taisei Marukawa dan Pelatih Gilbert Agius di PSIS Semarang, Datang Pertengahan Februari
-
Polisi Bangunkan Bonek Tidur di Teras Mini Market Dekat Stadion Jatidiri Semarang, Disuruh Pulang ke Surabaya
-
Bonek Bersuara Bela Aremania Suporter Arema FC, Kritik Polisi: Itu Sama Saja Orang di Dalam Botol Sampean Semprot Baygon
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Kisah Ibu Guru Atun: Dibully Murid, Dikasih Dedi Mulyadi Rp25 Juta, Lalu Disedekahkan
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
Siapa Romy Wijayanto, Sosok Disegani Kini Jabat Dirut Bankaltimtara
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Hantam Pohon Tabebuya, Remaja Madiun Tewas Terhempas ke Dalam Telaga Ngebel
-
7 Parfum Aroma Bunga yang Segar untuk Cuaca Panas, dari Produk Lokal sampai Branded
-
Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu: Kemiskinan Tak Selamanya Mematikan Harapan
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir