SUARA SEMARANG - Jersey ketiga bertema Warak Ngendog PSIS Semarang menjadi semangat baru dalam menjali kompetesi BRI Liga 1.
PSIS mengenakan jersey ketiga tema Warak Ngendog itu pertama kali dikenakan saat menghadapi Dewa United di Stadion Jatidiri Semarang.
Saat itu, King Hari dkk memenangi laga kandang pekan ke-24 BRI Liga 1 tersebut dengan skor 3-2.
Jika dilihat jersey ketiga PSIS Semarang tampak tidak seperti jersey pada umumnya, ada unsur desain kearifan lokal didalamnya dengan mengusung warna biru yang merupakan warna kebesaran PSIS.
Desain jersey ketiga PSIS terinspirasi Warak Ngendog yang merupakan salah satu simbol Kota Semarang.
Warak Ngendok sendiri adalah makhluk rekaan yang wujudnya berupa gabungan dari tiga hewan.
Gabungan tiga hewan tersebut merepresentasikan dari tiga etnis yang berbeda dalam kepercayaan masyarakat Kota Semarang yakni Naga etinis Tionghoa, Buroq etnis Arab dan Kambing etbis Jawa.
Ini juga selaras dengan tema yang dihadirkan pada jersey ini yakni Victory in Diversity (Kemenangan dalam Keberagaman).
Di sisi lain, jersey baru PSIS ini nyata benar membuat pemain PSIS termasuk Hari Nur Yulianto tampil makin garang. Hari Nur Yulianto sukses mencetak dua gol di menit ke-45 dan menit ke-52.
Baca Juga: 4 Cerita Pengemudi Apes Masuk Hutan Angker hingga TPU, Nyasar Gegara Ikuti Google Maps
“Ini adalah pertandingan yang luar biasa. Semua elemen tim bekerja keras. Alhamdulillah dalam laga ini saya bisa kembali mencetak gol. Semoga kedepannya bisa menjadi motivasi untuk saya,” kata Hari Nur Yulianto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
RAM 16GB di Harga 4 Jutaan? Intip 5 Laptop Kejutan untuk Lebaran 2026 Ini!
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
-
Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Jelang Nyepi, Bandara Ngurah Rai Dipadati Puluhan Ribu Penumpang
-
Kritik Tradisi Stop Tadarus di Akhir Ramadan: Masjid Jadi Sepi Setelah Khatam Al-Qur'an
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal