SUARA SEMARANG - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang menyelenggarakan pelayanan paspor kolektif bagi jamaah haji yang akan melaksanakan ibadah haji berkerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga.
Pembuatan paspor jemaah haji secara kolektif di Hotel Laras Asri, Kota Salatiga, Senin sampai dengan selasa, 13 - 14 Februari 2023.
Acara pembuatan paspor kolektif yang telah terdata pada sebagai calon jemaah haji yang saat ini yang akan membuat paspor untuk berangkat ke Tanah Suci.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang, Guntur Sahat Hamonangan, menyatakan kegiatan ini digelar berkat kerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga.
Kegiatan tersebut merupakan proram Eazy Pasport, di mana pihaknya melakukan upaya jemput bola bagi pemohon paspor yang ingin menunaikan ibadah haji.
“Kegiatan Eazy Pasport merupakan pembuatan dan sekaligus penyelesaian pembuatan paspor jemaah haji yang berangkat tahun 2023, dengan cara jemput bola, petugas imigrasi datang langsung melayani permohonan diluar Kantor Imigrasi yang sebelumnya sudah di data dan akan diproses permohonan paspornya” terang Guntur Sahat Hamonangan.
Dijelaskan dengan program Eazy Paspor ini jemaah haji tidak perlu jauh-jauh datang ke Semarang, ke Kantor Imigrasi Kelas I, hanya untuk mengurus paspor. “Cukup berkumpul di tempat ini, karena teman-teman dari Kantor Imigrasi Kelas 1 Semarang menyelesaikan paspornya di Kota Salatiga ini,” jelasnya.
Kepala Sub Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas 1 Semarang, Raden Satrio Wibowo, menjelaskan pelayanan Eazy Paspor ini merupakan inovasi di mana pemohon paspor tidak perlu datang ke kantor imigrasi.
“Cukup dari kami, Kantor Imigrasi Semarang yang datang ke perusahaan atau instansi, baik itu sekolah ataupun yayasan. Jadi tidak perlu lagi ke Kantor Imigrasi Semarang,” terangnya.
Baca Juga: Richard Eliezer Divonis Penjara 1,6 Tahun, Janji Setia Tunangannya Jadi Omongan Lagi
Dikatakan syarat untuk mendapatkan pelayanan imigrasi dengan jemput bola ini minimal ada 50 orang pemohon paspor. Salah satunya yang dilakukan Kemenag Salatiga dengan pembuatan paspor haji.
“Prosesnya setelah tiga hari setelah foto pembayaran sudah bisa digunakan. Untuk saat ini foto wawancara dilakukan selama dua hari di sini,” terangnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan