SUARA SEMARANG - Berikut ini update kondisi terkini kiper PSIS Semarang, Adi Satryo yang mengalami cedera saat melawan Persikabo.
Adi Satryo sepanjang laga tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting mengamankan gawang PSIS Semarang.
Beberapa serangan dari para pemain Persikabo mampu dipatahkan kiper yang direkrut dari Persik Kediri tersebut.
Namun pada menit 80, Adui Satryo mengeluh ada masalah pada kakinya sehingga laga sempat dihentikan beberapa waktu.
Akhirnya, Adi Satryo terpaksa ditarik keluar digantikan kiper PSIS Semarang lainnya, Redondo.
Menurut fisioterapis PSIS Semarang, Sigit Pramudya, Adi Satryo mengalami rasa sakit di angklenya.
Sigit menambahkan, Adi Satryo memang harus ditarik keluar agar cedera yang dialaminya tidak semakin parah.
“Kemarin Adi kita tarik karena ada keluhan nyeri akibat terkena benturan dengan kaki lawan pada anklenya, untuk menghindari kondisinya lebih parah maka kita tarik," katanya dikutip dari laman resmi psis.co.id.
Sigit menambahkan, kondisi AdiSatryo kemungkinan tidak terlalu parah dan masih dilakukan observasi.
Baca Juga: Harus Tahu! Ini 6 Perbedaan Pemilu Sistem Proporsional Terbuka dan Tertutup
"Pasca pertandingan kita cek lagi dan kemungkinan tidak parah. Namun akan kita observasi lagi dalam 1 hingga 2 hari ini untuk menentukan bisa maen atau tidak untuk laga selanjutnya," sambungnya.
Menurut keterangan Sigit, rasa sakit yang dialami Adi Satryo juga sudah mulai hilang dan diharapkan bisa membela PSIS Semarang di pertandingan selanjutnya.
"Alhamdulillah hari ini Adi juga mengatakan kalau rasa sakitnya mulai hilang. Mohon doanya saja supaya Adi lekas pulih 100 persen dan bisa main di laga selanjutnya,” ujar Sigit.
Berita Terkait
-
Profil Ali Sunan, Legenda PSIS Semarang dan Persija Jakarta yang Gemar Santap Ular Kobra
-
Ada Kunjungan Presiden, PSIS Tak Bisa Jamu Persita di Semarang
-
PSIS Semarang Tak Bisa Gunakan Stadion Jatidiri Saat Lawan Persita Tangerang, Ini Alasannya
-
Komarodin Tekel Taisei Marukawa, Suporter PSIS Semarang Puji Gaya Main Eks Nomor 95
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Senne Lammens Bahagia Dapat Pujian dari Edwin van Der Sar
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS
-
Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam
-
Cuaca Ekstrem Terjang Serang, Atap Dapur Makan Bergizi Gratis di Mancak Ambruk
-
Main Borgol Berujung Apes, Tangan Remaja di Bondowoso Terkunci hingga Dievakuasi Damkar!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Rumah Anggota DPRD Wawan Hikal di Puncak Nyaris Dibobol Maling Jelang Sahur
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Shutter Dipuji Mahakarya Horor Asia, Bagaimana Versi Indonesia yang Lagi Tayang di Netflix?
-
Curhat Pemain Muslim Jalani Puasa Ramadan di Tengah Kerasnya Liga Jerman