SUARA SEMARANG – Telah beredar link video David yang saat ini tengah viral dan menjadi trending topik beberapa hari di Twitter.
Mendengar pembahasan hangat tentang viral link video David yang menjadi trending topik di Twitter membuat netizen penasaran akan isi dari link video tersebut.
Untuk itu, netizen di tanah air pun mulai mencari tahu tentang link video viral yang ada pada trending topik David yang sedang muncul berhari-hari, dampak dari perlakuan keji Mario Dandy Satrio.
Link video David viral dan trending topik di media sosial Twitter mengungkapkan penganiayaan keji yang telah dilakukan oleh Mario Dandy Satrio terhadap David.
Viral link video tentang David yang dianiaya secara keji oleh Mario David Satrio pun tuai kecaman dari netizen di tanah air.
Dalam link video yang tersebar di Twitter menjelaskan tentang keadaan David yang masih dibawah umur dihajar secara kejam oleh Mario David Satrio.
Video tersebut menceritakan kondisi David yang sudah lemas tengkurap di aspal, tak berdaya, diinjak lehernya dan kepalanya pun disepak berkali-kali.
Dan hanya dihajar secara keji, makian secara verbal pun dilontarkan oleh orang yang ada di dalam rekaman video sadis tersebut.
Diduga yang merekam video tersebut adalah wanita inisial A yang pada awalnya memprovokasi Mario David untuk menghajar David, dengan tudingan dirinya telah diperlakukan tak baik oleh David.
Baca Juga: Erick Thohir Bahas Pusat Latihan Timnas: Dana FIFA Sudah Siap, Tinggal Proses Tanah
Oleh karena itu, netizen pun geram melihat rekaman tersebut, dan meminta agar orang yang menganiaya secara keji tersebut dijerat pasal berlapis.
Selain itu, perekam sekaligus otak provokasi kejadian penganiayaan secara keji juga diproses secara hukum.
Akibat dari viral penganiayaan Mario Dandy terhadap David pun menyeret sang ayahnya yang menjadi Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Direktoral Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan.
Tak hanya penganiayaan secara keji, gaya hidup mewah yang sering dipamerkan oleh Mario David ini telah mengungkap harta kekayaan sang ayah yang menembus Rp 56 milyar.
Hingga akhirnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani pun dengan tegas mencopot jabatan Rafael Alun Trisambodo pada hari Jumat, 24 Februari 2023.
Tak hanya itu, Sri Mulyani pun menerbitkan surat tugas pemeriksaan pelanggaran disiplin Rafael Alun Trisambodo dengan Nomor SP321/Inspektoran Jenderal IJ/IG.1/2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia