SUARA SEMARANG - Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi memberikan jawaban keras pada suporter yang menanyakan kapan klub juara.
Dengan nada suara yang keras, Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi justru balik bertanya pada suporter apakah mengerti perjuangan klub di tahun 2005-2006.
Menurutnya, suporter PSIS Semarang yang tak belajar sejarah di tahun itu maka tak pernah ikut mendampingi perjuangan di kompetisi liga Indonesia.
Dalam sebuah sarasehan suporter PSIS Semarang, Yoyok Sukawi hadir memberikan penjelasan mengenai kondisi klub saat ini.
Hingga akhirnya Yoyok Sukawi mengatakan orang yang mempertanyakan PSIS Semarang kapan juara.
"Berarti tidak pernah lihat kita berjuang tahun 20225-2006," kata Yoyok Sukawi dalam video yang diunggah di akun forzapsis1932.
Ia menjelaskan, di tahun itu PSIS Semarang menjadi klub top yang diperhitungkan menjadi kandidat juara.
"Siapa yang bisa mengalahkan (PSIS Semarang) 2005-2006? Ngerti ga targete juara saat itu?" tanyanya.
Di tahun 2005-2006 PSIS Semarang memang menjadi klub yang mentereng dengan diperkuat oleh De Porras.
De Porras adalah salah satu penyerang top Liga 1 yang dibajak PSIS Semarang dari Persija Jakarta.
Kabar kepindahan De Porras ke PSIS Semarang saat itu pun membuat heboh Liga 1 dan mengatrol nama besar klub yang berasal dari Kota Lumpia tersebut.
Namun setelah tahun itu, yakni 2007-2008, kondisi PSIS Semarang kacau balau.
"Tahun 2007 PSIS Semarang neng ndi (dimana)? degradasi! Nggo opo nek bar trus degradasi?" tegasnya.
Selanjutnya Yoyok Sukawi menjelaskan perihal apa saja yang sudah dilakukan oleh manajemen untuk mempersiapkan PSIS Semarang jangka panjang.
"Saat ini sponsor sudah ada, TC sudah ada, mess juga sudah. Itu yang akan memberikan kekuatan pada kita," ujarnya.
Berita Terkait
-
Warga Dinar Indah Ogah Pindah Rusun, Walikota Semarang Carikan Solusi Lain
-
Jonathan Cantillana Kembali ke PSIS Semarang Musim Depan, Duduk Bareng CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi dan Carlos Fortes?
-
Pemain Asing PSIS Semarang Berjatuhan: Setelah Carlos Fortes, Kini Vitinho yang Diterpa Cedera
-
Curhat Carlos Fortes Minta Dilipatgandakan, Soal Gaji? Fans PSIS Tagih Prestasi Belum Sesuai Ekspektasi
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Target Idul Adha Mulus! Rudy Susmanto Kejar Pembangunan 14 Jembatan Terputus di Bogor
-
Ada Ritual 'Tepung Tawar' Suku Dayak di Tengah Aksi Massa Kaltim, Apa Maknanya?
-
Kekerasan di Papua Meningkat, DPD RI Desak Pemerintah Buka 'Grand Design' Penyelesaian Konflik
-
Warga Serahkan Elang Tikus Terjerat dan Bayi Lutung ke BKSDA
-
Prabowo Panggil Penasihat Khusus Pertahanan ke Istana, Bahas Isu Strategis Nasional?
-
Breakingnews! Wapres AS OTW Pakistan, Delegasi Iran Siap Datang
-
Belajar dari Kartini: Perempuan Tidak Harus Sempurna untuk Berharga
-
3 Keunggulan POCO M8s 5G, HP Murah dengan Layar 144 Hz dan Baterai 7.000 mAh
-
Figur Khadijah dalam Tokoh Aisha di Novel Ayat-Ayat Cinta 2
-
Di Balik Laboratorium dan Mitos: Menggugat Stigma Perempuan di Dunia Sains