SUARA SEMARANG – Kegiatan thrifting atau menjual pakaian bekas yang diimpor dari luar negeri, tengah tren dalam beberapa tahun terakhir.
Padahal kegiatan tersebut dilarang berdasarkan peraturan menteri perdagangan no.18 tahun 2021 tentang perubahan atas peraturan menteri perdagangan No.18 tahun 2021 tentang barang ekspor dan barang dilarang impor.
Menteri perdagangan, Zulkifli Hasan mengungkapkan, pakaian bekas impor dapat menyebabkan risiko kesehatan serta menghambat pertumbuhan UMKM.
“kalau orang pakai jamuran gimana? Menular dari negara mana, daerah mana, penyakitan tidak bagus,” ungkap Zulkifli seperti dilansir Antara, Rabu ( 15/3/2023)
Pemerintah sendiri terus melakukan upaya untuk menindak impor pakaian bekas, namun terhambat dengan banyaknya “jalan tikus” untuk masuk ke wilayah Indonesia.
“kita ini memang kelemahannya ada jalan tikusnya banyak,” kata Zulkifli
Untuk menekan masuknya impor pakaian bekas, menurut Zulkifli diperlukan kerjasama dengan masyarakat dan pemerintah daerah.
“yang penting itu laporan masyarakat. Tentu masyarakat dirugikan karena bekas itu bahaya bisa jamur, bisa bawa penyakit. Kedua bisa hancurkan UMKM,” ungkap Zulkifli
Zulkifli menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemusnahan pakaian bekas impor senilai Rp. 10 miliar di Mojokerto, Jawa Timur.
Baca Juga: 3 PSK Rusia Dibekuk di Bali, Warganet: Produk Lokal Dalam Bahaya!
“saya tanggal 17 (maret) akan musnahkan di Riau, pekanbaru itu sebanyak 900-an ba mau kita bakar. Tanggal 21 (maret) saya musnahkan di Mojokerto itu sampai Rp.10 miliar,” ungkapnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Daya Beli dan Industri Menjaga Ekonomi Kalbar Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Harga BBM Pertamina Juni 2026 Berubah, Seberapa Besar Hematnya Jika Pakai Dexlite?
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Sungsang
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi
-
Sinopsis Film Backrooms, Teror Labirin Misterius yang Siap Menghantui Bioskop Indonesia
-
Buntut Pelayanan Buruk, DPRD Kabupaten Bogor Desak Dinkes Evaluasi Puskesmas Cisarua