SUARA SEMARANG - Masa depan Carlos Fortes di PSIS Semarang mulai dispekulasikan.
Selain kondisi cideranya yang tak kunjung pulih, masa kontrak Carlos Fortes ternyata juga habis pada bulan ini.
Muncul nama striker Brazil Paulo Victor yang dikaitkan dengan lini serang PSIS Semarang untuk menggantikan Carlos Fortes.
Sejak didatangkan, Carlos Fortes tak bisa banyak membantu PSIS Semarang lantaran cidera parah di awal musim.
Sempat bermain di pertengahan musim, Carlos Fortes yang belum menemukan sentuhan magic nya sebagaimana sata bermain di Arema FC justru kembali dibekap cidera.
Total striker asal Portugal tersebut baru memainkan 13 laga hingga pekan ke 29 dan catatan gol atau assistnya pun terbilang minim untuk ukuran pemain asing.
Sampai saat ini Carlos Fortes baru menyarangkan sebiji gol dan 2 assist dalam 810' menit bermain.
Tak diketahui, apakah nantinya manajemen PSIS Semarang akan memperpanjang kontrak striker berambut gimbal itu atau tidak.
Berdasarkan catatan dari transfermarkt, masa kontrak Carlos Fortes hanya sampai 31 Maret 2023 ini saja.
Baca Juga: Mantan Duet Kontak Taisei Marukawa, PSIS Semarang Terancam Gigit Jari Musim Depan
Di sisi lain, striker asal negeri Samba Paulo Victor dirumorkan menuju ke pintu masuk PSIS Semarang.
Paulo Victor adalah pemain Persebaya Surabaya yang kontraknya juga akan habis pada akhir Juni 2023.
Bisa bermain menjadi target man dan pemain sayap kanan, Paulo Victor bisa memberikan keuntungan bagi PSIS Semarang karena masih berusia 28 tahun.
Di musim ini, ia telah menyarangkan 3 gol dan 1 assist hanya dari 9 laga dengan menit bermain 641' menit.
Rumor ini bisa saja terjadi, mengingat lini serang PSIS Semarang memang sedang butuh penyegaran.
Di sisi lain, Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi sudah menyampaikan akan melakukan evaluasi di tubuh tim.
Produktivitas gol PSIS Semarang di musim ini terbilang minim, karena hanya menyarangkan 32 gol dari 29 laga.
Catatan itu hanya lebih baik dari PSS Sleman (30 gol), Arema (29 gol), Dewa United (32 gol).
Hal itu seakan memberikan bukti bahwa lini serang PSIS Semarang tak bisa hanya mengandalkan Carlos Fortes saja untuk kedepannya.***
Berita Terkait
-
Mantan Duet Kontak Taisei Marukawa, PSIS Semarang Terancam Gigit Jari Musim Depan
-
Tokyo Verdy Menang Telak 5-0, Peluang Pratama Arhan Menuju Persib Bandung Terbuka Lebar
-
Jonathan Cantillana Beri Jawaban ke Bos PSIS Semarang, Kena Kutukan PSS Sleman?
-
Yoyok Sukawi Bakal Rombak Besar-Besaran PSIS Semarang, Gilbert Agius Terancam?
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA
-
Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!
-
Rutinitas Skincare Kini Makin Simpel, Pemilik Kulit Sensitif Mulai Utamakan Pelembap yang Praktis
-
Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk
-
Istana Akui Presiden Prabowo Pertimbangkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI
-
Misteri 2 Orang Bermasker Tinggalkan TKP Penemuan Jenazah Bos Konter HP Ambarawa
-
Rekam Jejak Aneh Wasit Oman Khalfan Al-Amouri Laga Singapura vs Timnas Indonesia
-
CIMB Niaga Gandeng Ajaib, Permudah Nasabah Investasi Saham
-
Ada Dugaan Praktik Curang di Sektor Pangan, Bikin Rugi Rp100 Triliun
-
Bisnis Karet BUMN Berubah Total, Kini Andalkan Riset dan Nilai Tambah