SUARA SEMARANG - Pertandingan lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 antara PSIS Semarang melawan Persebaya akan dilaksanakan Rabu, 29 Maret 2023 mendatang, Polisi telah menyiapkan 4700 personil untuk mengamankan pertandingan tersebut.
Sebelumnya Pertandingan BRI Liga 1 2022/2023 antara PSIS Semarang melawan Persebaya ini sempat tertunda karena masalah keamanan para suporter di Stadion Jatidiri Semarang.
Menjelang laga Liga 1 antara PSIS melawan Persebaya pada Rabu, 29 Maret 2023 mendatang jajaran Polrestabes Semarang akan meningkatkan pengamanan teritoal di Stadion Jatidiri Semarang.
Langkah tersebut dilakukan sering terjadinya insiden gesekan antar suporter baik sebelum hingga saat maupun usai pertandingan seperti yang kerap terjadi sebelumnya.
Kapolrestabes Semarang Kombes Polisi Irwan Anwar menyebut bila pihaknya mengerahkan sebanyak 4700 personil untuk melakukan pengamanan. Sementara, peningkatan pengamanan kota akan dilakukan mulai besok Sabtu (25/3).
“Kami akan mengerahkan 4700 personil untuk melakukan pengamanan, ada tambahan dari Polda Jateng dan Polres-Polres lain. Untuk antisipasi, kami akan lakukan cipta kondisi pengamanan kota mulai besok Sabtu”, ungkap Irwan saat melakukan Rapat Koordinasi bersama Pemkot Semarang dan Pemkot Surabaya lewat virtual, Jumat (24/3).
Irwan Anwar menjelaskan bila pihaknya kepolisian telah menyiapkan pola-pola penyekatan untuk mencegah masuknya bonek-bonek liar atau bonek yang tidak memiliki tiket masuk Stadion.
“Pastinya dalam waktu dekat adalah penyekatan, jangan sampai ada bonek-bonek liar atau yang tanpa tiket ini datang. Kami bersama jajaran dibantu TNI akan perketat akses perbatasan dan jalur-jalur tikus yang bisa masuk ke Semarang. Tentunya juga meminta bantuan dari Polres-Polres lain”, tutur Irwan Anwar.
Lanjut Irwan menambahkan bila hasil assesment tim Mabes Polri, kondisi Stadion Jatidiri Semarang memiliki nilai 58,3 persen yakni kategori cukup menyusul masih belum selesainya proses renovasi.
Baca Juga: King Arthur Irawan Yakin Persik Bisa Kalahkan Persija dan Persebaya Usai Hajar Persib 2-0
Untuk itu, hasil koordinasi dengan Panitia Pelaksana (Panpel) PSIS, pertandingan PSIS melawan Persebaya hanya dibuka untuk 14 ribu penonton saja.
“Stadion Jatidiri ini kan kondisinya masih tahap renovasi, belum selesai sepenuhnya, hasil dari assesment tim Mabes Polri juga nilai 58,3% kategori Cukup. Makanya hasil koordinasi dengan Panpel PSIS, penonton dibatasi 14 ribu orang”, tambah Irwan.
Ketua Panpel PSIS Danur Rispriyanto menyatakan telah menyiapkan 1000 tiket untuk suporter Persebaya yang akan diberikan kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
“Kami siapkan 1000 tiket untuk suporter Surabaya, nanti kita berikan ke mas Wali Eri Cahyadi. Tadi di rapat zoom sudah kami sampaikan, dan mas Eri menegaskan akan hadir bersama 1000 orang suporter menggunakan bus”, ucap Danur saat ikut rapat koordinasi bersama.
Sementara itu, pihak Panpel Persebaya Surahman memastikan agar aparat harus tegas dalam menindak bonek-bonek liar karena bonek sendiri tidak hanya ada di Surabaya, namun juga ada di daerah lain. Tak hanya itu, bonek liar yang datang ini lebih sering disebut boling alias bondo maling karena kerap berbuat ngawur dalam berperilaku.
“Saya sepakat kalau aparat harus tegas, ini yang bikin nama suporter memalukan. Mereka bonek liar yang datang ini bukan bonek tapi boling alias bondo maling. Jadi boling-boling yang datang ini langsung diminta pulang saja, jangan sampai bisa mendekat ke Stadion, nanti mereka berulah. Elpiji saja kadang dicuri”, tutur Surahman.
Tag
Berita Terkait
-
Alasan Utama PSIS Semarang Perpanjang Kontrak Taisei Marukawa hingga 2025
-
Semeja Dengan Gilbert Agius, Bos Yoyok Sukawi Sampaikan Evaluasi Tim PSIS Semarang
-
Pisah Jalan? Bio Bos Junianto Tak Ada Lagi PSIS Semarang
-
Diminta Bayar Gaji Pemain PSIS Semarang, Yoyok Sukawi Jawab Tegas: Cek ke Pemain!
-
Dibikin Karikatur, Yoyok Sukawi Datangkan Paulo Victor Untuk PSIS Semarang Musim Depan?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta