SUARA SEMARANG - Tokoh PSIS Semarang dikenai sanksi oleh Komdis PSSI tak boleh beraktivitas dalam kompetisi selama setahun.
Sanksi itu berlaku untuk panitia pelaksana PSIS Semarang Danur Rispriyanto yang memimpin penyelenggaraan laga melawan PSSI Sleman lalu.
Kabar baiknya, sanksi pada panpel PSIS Semarang tersebut hanya berlaku semusim 2023/2024 dan hanya pada kompetisi resmi BRI Liga 1.
Sanksi yang diterima panpel PSIS Semarang itu ditambah dengan denda berupa uang Rp 20 juta.
Selain itu, PSIS Semarang juga dikenai denda sebesar Rp 75 juta oleh Komdis PSSI.
Keduanya, klub maupun Panpel PSIS Semarang tersebut dinilai salah dalam aksi kerusuhan suporter saat laga melawan PSSI Sleman 2 April 2023.
Dalam keterangannya, Komdis PSSI menyebut Panpel PSIS Semarang gagal mengantisipasi terjadinya keributan serta masuknya suporter ke area sentel ban sebelah utara.
Suporter juga masuk area lapangan pertandingan yang mengakibatkan beberapa penonton terluka.
Sementara klub PSIS Semarang dikenai sanksi karena ada suporter yang melakukan pelemparan dan memasuki area lapangan.
Baca Juga: Bagus Kahfi Susul Marselino Ferdinan, Bisa Jadi Duet Striker Singapura Ilhan Fandi di KMSK Deinze
Menanggapi hal ini, Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengatakan menerima denda yang diberikan.
Menurutnya, PSIS Semarang sedang memperbaiki tata kelola keamanan di lapangan dan salah satunya melakukan pelatihan steward.***
Berita Terkait
-
Done Deal, Mark Hartman Menuju PSIS Semarang Lengkapi Slot Asia, Regulasi Berubah?
-
Rombak Bek Bapuk, Bos PSIS Semarang Duetkan Hansamu Yama dan Kovacevic
-
Sugeng Rawuh Nikola Kovacevic, PSIS Semarang Otomatis Depak Ryo Fujii Slot Asing Full ?
-
Yoyok Sukawi Dapat 8 Tanda Tangan, PSIS Semarang Gaet 5 Pemain Ada Bek Jangkung Hingga Gelandang Kreatif?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
BBM Naik, Kritik Diblokade: Mengapa Hubungan Kita dan Pemerintah Makin Toxic?
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
6 Shio Paling Beruntung Pada 14 Juni 2026, Temukan Peluang Baru di Akhir Pekan Ini
-
CCTV Mendadak Mati Saat Demo Mahasiswa, Ada Apa di Balik Layar Bundaran HI?
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?