SUARA SEMARANG - Ketum PSSI Erick Thohir resmi mengganti Shin Tae Yong untuk Timnas kelompok umur dan berharap penggantinya memiliki karakter.
Setidaknya ada 3 nama opsi pengganti Shin Tae Yong yang bisa dipilih oleh Erick Thohir untuk menjadi pelatih U20 nantinya.
Namun yang digaris bawah adalah, Erick Thohir tak ingin perpindahan pelatih dari Shin Tae Yong ke nama lain akan membuat bingung pemain karena perubahan gaya main.
Masa depan Shin Tae Yong di kelompok usia U20 disebut sudah selesai, karena pelatih asal Korea Selatan itu diminta fokus di U23.
Maka, nama-nama pelatih top lain pun bermunculan dan setidaknya ada 3 kandidat menjadi pengganti Shin Tae Yong.
Melihat keinginan Erick Thohir Timnas Indonesia harus memiliki ciri khas gaya main dan tak berubah-ubah, maka besar kemungkinan pelatih Korea lainnya jadi incaran.
Saat ini ada 3 nama pelatih Korea Selatan yang bisa digaet PSSI untuk menangani Timnas sekaligus menggantikan Shin Tae Yong.
Pertama adalah pelatih Ulsan Hyundai saat juara Liga Champions Asia 2020, yakni Kim Do Hoon.
Nama Kim bisa jadi sepadan dengan nama Shin Tae Yong di persepakbolaan Asia karena memiliki prestasi yang melekat.
Baca Juga: Update PSIS Semarang, Bos Yoyok Sukawi Kontrak 2 Bek Sekaligus Sedot Rp 2,17 M dan Coret 5 Pemain
Soal adaptasi, ia dinilai akan bisa cepat sebagaimana Shin Tae Yong yang lebih dulu di Timnas Indonesia.
Kim Do Hoon dan Shin Tae Yong bahkan pernah bekerjasama saat menukangi klub Seongnam Ihwa.
Kedua adalah Park Hang Seo yang nganggur usai berpisah dengan Timnas Vietnam bisa menjadi pengganti yang tepat bagi Shin Tae Yong.
Saat menangani Timnas Vietnam, Park Hang Seo berulang kali mempelajari karakter dan strategi Timnas Indonesia kala adu taktik dengan Shin Tae Yong.
Artinya, Park Hang Seo sudah kenal betul bagaimana karakter Shin Tae Yong dan sepakbola Indonesia.
Ketiga adalah Jeon Kyung-jun yang merupakan asisten pelatih Shin Tae Yong saat menangani Korea Selatan.
Meski demikian, Erick Thohir bisa juga memilih pelatih non Korea untuk menggantikan Shin Tae Yong didasarkan pada prestasi yang dicapai sebelumnya.***
Berita Terkait
-
Gagal Pildun, Duh.... Didikan Shin Tae Yong Malah Main Tarkam di Gunung Kidul
-
Rombak Skuad, Shin Tae Yong Nekat Potong 2 Generasi Timnas Indonesia
-
Jadwal 3 Laga Terakhir KMSK Deinze, Marselino Ferdinan Bakal Tercoret 2 Kali?
-
Jadwal Liga 1 2023 - 2024 Persib, PSIS dan Persija, Erick Thohir Semprot Operator Liga
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin