SUARA SEMARANG - Tiga pemain asing yang disebut ditaksir pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius dikabarkan gagal total alias gatot untuk didatangkan di Stadion Jatidiri.
Ketiga pemain yang diincar PSIS Semarang berposisi sebagai gelandang dan pemain bertahan yang saat ini memang begitu dibutuhkan klub.
Terbukti, PSIS Semarang menjadi lumbung gol di musim lalu saat tanpa diperkuat bek asing, dan itu dirasakan langsung oleh Gilbert Agius yang menjadi pelatih mulai pertengahan.
Permain pertama yang lepas adalah Nikola Kovacevic yang sebelumnya disebut-sebut sudah dekat dengan PSIS Semarang.
Berposisi sebagai gelandang bertahan, Nikola Kovacevic bisa diplot pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius sebagai jangkar untuk mengalirkan bola di lini tengah.
Saat ini, PSIS Semarang hanya memiliki duo Alfeandra Dewangga dan Delfin Rumbino maka dengan hadirnya Nikola Kovacevic lini tengah akan semakin kuat.
Namun, kabar terakhir yang beredar jika keinginan PSIS Semarang mendatangkan Nikola Kovacevic bertepuk sebelah tangan dan kecil kemungkinan terjadi.
Pemain selanjutnya yang gagal digaet PSIS Semarang adalah Pedro Monteiro yang berasal dari Portugal.
Sebetulnya, kedatangan Pedro Monteiro di PSIS Semarang akan melengkapi trio Portugal bersama Carlos Fortes dan Vitinho.
Namun klub yang dibela Pedro Monteiro saat ini disebut enggan memberikan kesempatan pada PSIS Semarang untuk "mencuri" pemain andalannya.
Memiliki tinggi badan 192 cm, Pedro Monteiro menjadi pemain inti klub yang dibelanya saat ini.
Postur tubuh Pedro Monteiro dan kemampuannya mengantisipasi pergerakan lawan itulah yang membuat PSIS Semarang kepincut untuk mendatangkannya.
Pemain ketiga adalah Mark Hartman yang berkebangsaan ganda Inggris-Filipina dan saat ini memperkuat Nakhonsi United di Liga Thailand.
Namun kegagalan PSIS Semarang mendatangkan Mark Hartman disebut lebih karena regulasi.
Manajemen PSIS Semarang sendiri saat ini masih memiliki 2 slot pemain asing dan salah satunya diprioritaskan untuk pemain bertahan.***
Berita Terkait
-
Keluarga Baru PSIS Semarang, Welcome Adi Junior Didoakan Jadi Kiper Masa Depan
-
Cantya Anak Bos PSIS Semarang Pelajari Sepakbola Eropa, Putri Yoyok Sukawi Jadi Penerus Klub?
-
Tokyo Verdy Menang Telak 5-0, Peluang Pratama Arhan Menuju Persib Bandung Terbuka Lebar
-
2 Klub Incar Pratama Arhan Kembali ke Indonesia Musim Depan, Persib Bandung Terganjal Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition
-
Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota
-
Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan