SUARA SEMARANG - Ratusan buruh yang tergabung dalam relawan Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) melakukan serangkaian kegiatan menarik di Car Free Day (CFD) di Alun-alun Hanggawana, Slawi, Kabupaten Tegal, Minggu 4 Juni 2023.
Agenda bertajuk "Minggu Gembira Ganjaran" itu bertujuan untuk mengonsolidasikan dukungan Ganjar Pranowo sebagai Presiden 2024.
Ketua Umum GBB Lukman Hakim mengatakan melalui ruang-ruang publik, GBB ingin memperluas suara dukungan untuk Ganjar Pranowo pada pilpres 2024.
GBB membuka warung ganjaran yang berisi puluhan UMKM, video booth 360, dan Signature Wall (dinding tandatangan).
Tak hanya itu, GBB bersama ratusan buruh dan masyarakat umum melakukan tarian massal "Ngancak Balo" diiringi musik kesenian daerah Tegal, "Balo-Balo" di penghujung acara.
"Kami menyediakan Signature Wall bagi kaum buruh maupun masyarakat umum untuk membubuhkan tanda-tangan sebagai bentuk dukungan pada Ganjar Pranowo," kata Lukman.
Lukman berharap, kegiatan yang melibatkan tiga Serikat Buruh/Serikat Pekerja (SB/SP) ini mampu menjangkau puluhan ribu buruh yang ada di perusahaan-perusahaan di Tegal.
Pada momen yang sama, Sekretaris Jenderal GBB Kelik Ismunanto mengatakan setelah kegiatan ini, pihaknya akan menindaklanjuti dukungan dengan konsolidasi ke setiap perusahaan.
Dengan maksud, membentuk struktur pemenangan Ganjar Pranowo berbasis perusahaan serta menjaring suara kaum buruh.
Baca Juga: 7 Tips Ini Bisa Ajarkan Anak Rajin Menabung, Orangtua Harus Tau!
"Sebagai relawan sektoral buruh, fokus GBB untuk memenangkan pak Ganjar adalah pembentukan struktur berbasis perusahaan," ungkap Kelik.
Ketua Dewan Pembina GBB Ferry Indrianto menambahkan, kegiatan Minggu Gembira Ganjaran ini merupakan wadah bagi para buruh untuk tampil, berani berekspresi di ruang publik dan memilih pemimpin yang peduli terhadap nasib kaum buruh.
"Saatnya kaum buruh mulai keluar dari pabrik dan merebut ruang publik untuk memenangkan pak Ganjar Pranowo," kata Ferry.
Sementara Sekretaris DPC Tegal Raya M Rikhni Yusron menyatakan kesiapan kaum buruh di Tegal Raya untuk memenangkan Ganjar Pranowo.
"Tegal punya banyak basis industri, dan itu akan menjadi target konsolidasi kami untuk memenangkan Ganjar Pranowo," ucap Yusron.
Arifah Tri Adinda (21) salah satu warga yang ikut dalam Minggu Gembira Ganjaran ini mengaku senang dengan bentuk kegiatan GBB yang kreatif dan melibatkan orang banyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut