SUARA SEMARANG - Pro dan kontra terjadi saat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dikabarkan akan menggelar konvoi arak-arakan Timnas Indonesia.
Para suporter Timnas Indonesia pun banyak mencari tahu perihal Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan berikut partai asal serta karir singkatnya.
Nama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi jadi pembicaraan jelang laga FIFA Match Day antara Timnas Indonesia kontra palestina di gelora Bung Tomo.
Kabar rencana konvoi arak-arakan Timnas di Surabaya membuat netizen mencari tahu siapa yang akan menyelenggarakannya.
Banyak fans sepakbola tanah air yang tak sepakat dengan rencana Timnas diarak di Surabaya, bahkan sebagian sudah menyampaikan pada Ketum PSSI Erick Thohir.
Instagram Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun jadi sasaran, mereka meminta rencana Timnas diarak tak dilakukan.
"Plis pak jangan ada konvoi, lebay banget kesannya ini cuma mau pertandingan fmd bukan lagi jadi juara," @mfaizmw di akun Eri Cahyadi.
"Arak²an buat apa pak? , Timnas butuhnya dukungan dan doa , bukan keliling Surabaya !" @alldyyzz.
Bahkan sebagian diantaranya membuat tagar penolakan terhadap rencana arak-arakan Timnas di Surabaya #TOLAKARAKARAKAN14JUNI.
Baca Juga: Menuju Bhayangkara FC, Marselino Ferdinan Bisa Berpangkat Brigadir Polisi II
Terlepas dari itu semua, Eri Cahyadi memiliki profil sebagai Wali Kota yang dicintai warganya di Surabaya.
Salah satu buktinya saat memenangkan Pemilu dengan mendulang lebih dari 50 persen suara.
Eri Cahyadi sebelumnya adalah PNS di Kota Surabaya dan bahkan menjabat sebagai Kepala Bappeko Surabaya.
Pada pemilihan Wali Kota Surabaya ia diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) yang berpasangan dengan Armuji yang sebelumnya adalah ketua DPRD.
Dengan jabatan yang sebelumnya diemban, nama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memang sudah tenar bagi warga setempat.
Namun, kali ini rencana yang dikabarkan dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk mengarak Timnas Indonesia tuai banyak penolakan.
Berita Terkait
-
Duet Amunisi Anyar Shin Tae Yong, PSSI Amini Eks Persib Bandung dan Program Baretti
-
Israel Iri Lihat FMD Indonesia vs Palestina? 10 Persen Tiket Menuju Rakyat Palestina
-
Erick Thohir "Titip" Pemain U-20 di Bhayangkara FC, The Guardian Tak Akan Degradasi?
-
3 Alasan Kiper Emil Audero Mulyadi Gabung Timnas Indonesia, Main di Serie B dan Titisan Buffon
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?