SUARA SEMARANG - Israel bisa dibuat iri dengan laga internasional timnas Indonesia vs Palestina.
Apalagi 10 persen hasil penjualan tiket di laga Indonesia di FMD tersebut akan dikirim menuju rakyat Palestina.
Langkah solidaritas Indonesia pada Palestina melalui laga internasional ini bisa saja akan menjadi sorotan Israel yang memang bersitegang dengan negara tetangganya tersebut.
PSSI baru saja merilis harga tiket FMD antara Indonesia vs Palestina yang akan digelar pada 14 Juni 2023 mendatang di GBT Surabaya.
Sesuai ketentuannya, harga tiket Palestina kontra Indonesia dipatok Rp 100 ribu untuk tribun ekonomi. Sementara tribun VIP hanya dipatok Rp 250 ribu.
Untuk mendapatkan tiket tersebut cukup mudah, tinggal mengunjungi website PSSI dan cek alur pembeliannya mulai besok.
Menariknya, ratusan juta dari hasil penjualan tiket di laga Palestina lawan Indonesia akan disumbangkan ke rakyat Palestina.
Jika PSSI menyediakan sebanyak 40.000 tiket dan misalnya semua tiket seharga Rp 100 ribu, sudah ada sekitar minimal Rp 400 juta yang akan dikirim ke rakyat Palestina.
Amal yang dilakukan PSSI ini seolah sebagai penegasan dukungan Indonesia pada Palestina.
Baca Juga: Erick Thohir "Titip" Pemain U-20 di Bhayangkara FC, The Guardian Tak Akan Degradasi?
Padahal, sebelumnya Indonesia baru saja kehilangan kepercayaan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 gara-gara keikutsertaan Israel di dalamnya.
Aksi solidaritas yang dilakukan PSSI dengan mengirimkan sebagian hasil penjualan tiket untuk Palestina ini juga mendapatkan banyak pujian.
"Mashaallah," tulis akun @gozipbola di akun instagram @pengamatsepakbola.
Namun ada juga yang mendoakan agar Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali I Wayan Koster memborong tiket laga Indonesia kontra Palestina kemudian dibagi-bagikan.
"Semoga diborong pak ganjar sama pak koster," @isengiseng_store.
Saat ini fans sepakbola Indonesia juga tengah bersiap membeli tiket nonton langsung Indonesia kontra Palestina di Surabaya.***
Berita Terkait
-
Erick Thohir "Titip" Pemain U-20 di Bhayangkara FC, The Guardian Tak Akan Degradasi?
-
Dapat Bekingan ET, Shin Tae Yong Diuntungkan Status Klub Dibuat PSSI Mandatory Timnas
-
Bukan Sponsor Biasa, Erick Thohir Dipuji Habis Ada Tambang Terbesar Dibalik Kedatangan Argentina
-
Tak Diperpanjang, Shin Tae Yong Awas Dicaplok FAM Malaysia Dari PSSI
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara