SUARA SEMARANG - Nama Happy Asmara jadi perbincangan saat pasukan Shin Tae Yong bisa mengalahkan Argentina.
Pasalnya, ada janji suporter Timnas Indonesia yang akan menikahi Happy Asmara setelah pelatih Shin Tae Yong menundukkan Argentina yang laganya digelar beberapa hari mendatang.
Selain janji menikahi Happy Asmara, suporter Timnas Indonesia tersebut juga meminta maaf pada Denny Caknan.
Janji menikahi Happy Asmara itu ditulis dan dibentangkan saat anak asuh Shin Tae Yong menghadapi Palestina kemarin.
Diantara banyak poster dukungan pada Timnas, janji menikahi Happy Asmara itu menjadi salah stau yang lucu meski juga dinilai sebagai dukungan pada pelatih Shin Tae Yong.
"Jika Timnas kalahkan Argentina Aku akan menikahi Happy Asmara, Sory Deni Caknan," tulis suporter Timnas tersebut.
Entah ini hanya candaan atau sungguhan, namun niatan suporter Timnas dan Shin Tae Yong untuk menikahi Happy Asmara jelas harus mendapatkan persetujuan dari pihak perempuan.
Dan foto itu juga diunggah di offisial PSSI bersama dengan foto poster dukungan lainnya yang diantaranya berbunyi dukungan untuk palestina dan Timnas bersama Shin Tae Yong.
"Coach STY Ojo lali 5 Waktu yo! Lancar barokah Timnas" dan ada juga berbunyi Garuda terbanglah tinggi, kamu bukan Arsenalnya Ayang Nana @matanajwa".
Baca Juga: Hadiah Shin Tae Yong, Diminta Beri Menit Bermain Untuk Sandy Walsh Sebagai Hiburan
Suporter Indonesia memang sedang dalam euforia tinggi setelah Timnas Indonesia ditangani pelatih Shin Tae Yong dalam beberapa tahun terakhir.
Shin Tae Yong juga dinilai memiliki peran signifikan dalam kemenangan Indonesia di final SEA Games beberapa waktu lalu.
Selain itu, reformasi yang dilakukan oleh Ketum PSSI dengan menghadirkan negara kuat dalam laga internasional ini menjadi magnet kuat kedatangan suporter.
Di sisi lain, pemilihan strategi dan pemain yang dilakukan oleh Shin Tae Yong juga dianggap tepat.
Terbukti dengan gaya permainan Timnas Indonesia di bawah Shin Tae Yong begitu agresif di depan namun seimbang dalam pertahanan.
Kedatangan pemain keturunan yang dipilih Shin Tae Yong juga dianggap signifikan dalam mengembangkan Timnas Indonesia jangka panjang.***
Berita Terkait
-
Hadiah Shin Tae Yong, Diminta Beri Menit Bermain Untuk Sandy Walsh Sebagai Hiburan
-
Timnas Tambah 16,43 Poin, Shin Tae Yong Bawa Indonesia Dekati Malaysia di Ranking FIFA Juni 2023
-
OTW Indonesia, Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam Gabung TC Shin Tae Yong
-
Shin Tae Yong Effect, Pesepakbola Top Vietnam Invasi Kompetisi Indonesia
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?