SUARA SEMARANG - Wajah baru digitalisasi di gerai pelayanan IM3 dilakukan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) untuk 32 tempat yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Dimulai dengan konsep digitalisasi, di mana semula pelanggan harus mengambil kertas antrean kali ini hanya perlu scan kode QR (bardcode) atau QR Code, seperti di Gerai IM3, Pandanaran, Kota Semarang.
Dengan begitu, upaya pengurangan penggunaan kertas yang bisa dihemat sudah dilakukan dengan salah satu digitalisasi yang dilakukan Indosat ini.
Swandi Tjia, Head of Region Central & West Java Indosat Ooredoo Hutchison menjelaskan, pembaruan Gerai IM3 mengusung konsep layanan Fast, Simple dan Flexible.
Hal ini memberi kemudahan bagi pengunjung untuk mendapatkan solusi dan kualitas pelayanan yang lebih baik saat berkunjung.
Inisiatif ini juga merupakan wujud dari visi Indosat untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital paling dipilih di Indonesia, serta memberikan pengalaman digital kelas dunia kepada para pelanggannya.
“Mulai hari ini IM3 meresmikan 32 gerai di seluruh Indonesia secara serentak dengan tampilan dan konsep baru serta layanan yang lebih terdigitalisasi. Kami siap memberikan pelayanan yang jauh lebih baik dan nyaman bagi seluruh pelanggan setia, serta menghadirkan pengalaman digital kelas dunia lewat sistem layanan yang lebih modern," kata dia, Senin 26 Juni 2023.
Gerai IM3 dengan konsep baru ini dirancang untuk memudahkan setiap aktivitas pelanggan dengan adanya agent in service desk maupun agent in express counter.
Pelanggan juga bisa mengakses internet dengan fasilitas high speed WiFi connection untuk mendukung komunikasi pelanggan selama berada di Gerai IM3.
Baca Juga: Benarkah Masa Jabatan Kades 9 Tahun? Ini Keputusan DPR
Rumah Sendiri
Desain interior baru yang dihadirkan juga dirancang membuat nyaman pelanggan hingga bisa merasa di rumah sendiri.
Sembari menunggu pelayanan cepat, pelanggan juga bisa duduk santai di sofa hingga menyeduh kopi.
"Ada kopi yang bisa diambli sendiri, nah memang ini supaya pelanggan nyaman dan serasa di rumah sendiri," kata Swandi Tjia.
Menurut dia ke depan, sedang merencanakan membuat Playground untuk anak-anak.
"Jadi sembari orang tua sedang mendapat layanan pelanggan, anak-anak juga bisa bermain di sini," kata dia. (Diaz)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG
-
Belum Dapat Visa AS, Timnas Iran Terpaksa Mengungsi ke Turkiye untuk TC Jelang Piala Dunia 2026
-
Jaga Stabilitas Politik & Keamanan Daerah, Mendagri: Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB & Tim TPKS
-
David Raya Ungkap Kondisi Cedera Usai Bawa Arsenal Menang Tipis atas Burnley
-
Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang
-
ABK Hilang di Perairan Gunung Krakatau, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
-
Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya
-
Apa Tema Hari Kebangkitan Nasional 2026? Ini Pedoman Resmi dari Komdigi
-
Enzo Maresca Kandidat Kuat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
-
Polresta Solo dan BI Musnahkan Ribuan Lembar Uang Palsu, Nilainya Bikin Geleng-geleng!