SUARA SEMARANG - Mantan Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic memberikan klarifikasi terkait alasan dirinya hengkang dari kursi kepelatihan Laskar Mahesa Jenar.
Menurut Dragan Djukanovic, dirinya yang saat ini sudah lepas dari klub PSIS Semarang masih saja mendapatkan direct message dari para fans.
Dalam captionnya, dia mengaku hengkang lantaran berbeda pandangan dengan pemilik PSIS Semarang soal masa depan klub.
Dia menepis asumsi bahwa Dragan Djukanovic meninggalkan PSIS Semarang karena soal gaji.
"Teman-teman dan penggemar PSIS yang terkasih, saya telah menerima banyak pesan Anda sejak lama, dan saya ingin mengklarifikasi beberapa hal. Saya meninggalkan klub karena sikap dan pandangan saya tentang masa depan tim tidak sama dengan pemimpin klub, dan begitulah adanya. Tidak pernah ada alasan lain dan terutama itu bukan uang," tulis Dragan Djukanovic dalam captionnya.
Dragan Djukanovic juga mengaku mendapatkan tawaran dari klub lain namun dirinya memilih tetap bersama PSIS Semarang.
Hal itu menurutnya membuktikan betapa setianya Dragan Djukanovic kepada klub asal ibu kota Jawa Tengah tersebut.
"Selama periode yang saya habiskan di klub, saya memaafkan banyak uang karena ingin membantu dan setia, dan saya juga menolak banyak tawaran dari tim lain yang secara finansial jauh lebih baik, orang-orang yang bekerja di klub tahu itu bahkan sampai hari ini," ungkapnya.
Dragan Djukanovic meminta kepada para fans PSIS Semarang untuk tidak lagi bertanya, apalagi berspekulasi bahwa dirinya hengkang karena masalah uang.
Baca Juga: Duh! Ratusan Warga Garut Namanya Dicatut Pinjam Uang di PT PNM, Polisi Turun Tangan
"Jadi tolong jangan tanya saya lagi apakah saya keluar dari PSIS karena uang. Jawaban saya selalu sama TIDAK dan itulah satu-satunya kebenaran," tegas Dragan Djukanovic.
Dia bahkan mengaku bahwa dirinya masih ingin bersama PSIS Semarang di lain kesempatan nantinya jika memang diperlukan.
"Saya sangat mencintaimu dan saya akan selalu bersamamu dan PSIS, dan kita akan melihat kembalinya saya ke tim di lain kesempatan. YOH ISO YOH!" tutupnya.
Dragan Djukanovic merupakan pelatih yang pernah menukangi PSIS Semarang saat masa pandemi.
Komentar-komentar Dragan Djukanovic terhadap federasi soal liga yang sempat vakum karena pandemi sering dia sampaikan di media sosialnya.
Dragan Djukanovic pernah hengkang dari PSIS Semarang karena menurutnya tidak ada kejelasan kompetisi saat itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Luar Biasa! Gadis Pemandu Karaoke Madiun Bagikan Takjil Hasil Keringat Sendiri
-
Kata-kata Kevin Diks usai Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jadi Kapten di Bundesliga
-
Penumpang KRL Jabodetabek Anjlok 29 Persen Akibat Kebijakan WFA
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Bagaimana Nasib Haji 2026?
-
Tunaikan Zakat Fitrahmu, Dapatkan Manfaat Besar yang Belum Tentu Diperoleh Tahun Depan
-
Terekam Jelas CCTV! Polisi Beberkan Jejak Pelarian Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus
-
Fakta Baru Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Pelaku 4 Orang, Sudah Diintai dari Depan KFC Cikini
-
Apoteker Kemenkes Sudah Klarifikasi, Bude Wellness Masih Ngeyel dan Kini Bawakan Hadis
-
Toyota Siapkan 10 Posko Siaga 24 Jam di Jalur Mudik Lebaran 2026
-
Daftar Lengkap Pemenang Oscar 2026, One Battle After Another Borong 6 Penghargaan