SUARA SEMARANG - Satu nutmeg Asnawi Mangkualam berhasil mempermalukan eks klub dan Jeonnam Dragons berpesta gol.
Asnawi Mangkualam juga berperan besar dalam mengantarkan rekannya di Jeonnam Dragons sebagai penguasa daftar pencetak gol terbanyak.
Bermain di posisi aslinya bek kanan Asnawi Mangkualam benar-benar menggila bersama Jeonnam Dragons serta mencatatkan 90 menit bermain untuk kesekian kalinya.
Asnawi Mangkualam kembali menjadi starter Jeonnam Dragons di pekan ke-21 saat melawan Ansan Greeners.
Ansan Greeners merupakan eks klub Asnawi Mangkualam yang diperkuat musim lalu atau jadi klub pertama kapten Timnas Indonesia itu di Korea Selatan.
Saat bermain Asnawi Mangkualam terlihat memiliki motivasi lebih untuk memberikan penampilan terbaik untuk pelatih Lee Jang Kwan.
Salah satu aksi Asnawi Mangkualam yang akan terus diingat pemain Ansan Greeners adalah nutmeg di sisi kanan lini serang Jeonnam Dragons.
Dalam sebuah momen, Asnawi Mangkualam ikut membantu lini serang Jeonnam Dragons dan posisinya hampir berada di sudut kiri pertahanan Ansan Greeners.
Saat mencoba mendribel bola ke arah kotak penalti, Asnawi Mangkualam dijaga ketat oleh dua orang lawan.
Baca Juga: Gol Free Kick Marselino Ferdinan Tandai Ancaman Emmen FC Sebelum Kembali ke Dakota Arena
Namun sebuah gerakan tipuan yang dilakukan Asnawi Mangkualam dan kemudian mengalirkan bola diantara dua kaki lawan atau nutmeg berhasil mencuri perhatian.
Nutmeg Asnawi Mangkualam langsung mendapatkan banyak pujian dan apresiasi mengingat ia adalah seorang bek namun memiliki insting menyerang yang begitu baik.
Di laga tersebut Asnawi Mangkualam membantu Jeonnam Dragons menggulung Ansan Greeners 5-2.
Tak hanya itu, Asnawi Mangkualam juga membantu striker Jeonnam Dragons Valdivia menambah 2 gol sehingga menjadi pemuncak daftar pencetak gol bersama Gleyson Oliveira dengan 11 gol.
Hingga saat ini Asnawi Mangkualam sudah memainkan 15 laga untuk Jeonnam Dragons dan mengatrol ke posisi 7.
Dengan kemenangan tersebut maka Asnawi Mangkualam dkk kini memiliki 31 poin dan hanya berjarak 4 poin dari zona promosi.
Berita Terkait
-
Gol Free Kick Marselino Ferdinan Tandai Ancaman Emmen FC Sebelum Kembali ke Dakota Arena
-
Jadi Pemain Termahal Timnas, Shin Tae Yong 2 Kali Kecewa Tak Bisa Mainkan Bek Rp 34,76 Miliar
-
Kabar Indonesia Abroad: Marselino Ferdinan dan Saddil Ramdani Cetak Gol dan Assist, Asnawi Mangkualam Hingga Shayne Pattynama Naik Posisi
-
Aktifkan Klausul Kontrak, Asnawi Mangkualam Dapat Perpanjangan 1 Tahun Dari Jeonnam Dragons
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?