SUARA SEMARANG - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak melihat beberapa kelemahan yang ada di dalam tubuh tim yang diasuhnya.
Menurut Bojan Hodak, Persib Bandung memiliki kelemahan yang harus segera diperbaiki, yakni lini pertahanan.
Hal tersebut dilihat Bojan Hodak saat Persib Bandung bermain imbang melawan Bali United pada Kamis 3 Agustus 2023 kemarin.
Ada kesalahan yang terjadi di barisan belakang Persib Bandung sehingga membuat Bali United hampir bisa mencetak gol.
Namun untungnya Bali United gagal memanfaatkan peluang tersebut sehingga Persib Bandung selamat dari kekalahan.
"Kami sudah lebih kompak, kecuali di beberapa kesempatan seperti Bali United memiliki peluang terbuka ketika ada satu kesalahan backpass. Yaitu peluang paling terbuka yang mereka dapatkan,” kata Bojan dalam konferensi pers setelh pertandingan.
Tidak hanya sisi pertahanan, Persib Bandung juga dirasa masih memiliki pekerjaan rumah di sisi penyerangan.
Ada beberapa peluang yang terbuang saat Persib Bandung melakukan serangan hingga gagal menciptakan gol kemenangan.
“Kami juga membuat beberapa peluang. Sayangnya kami tidak bisa mencetak gol dan itu hal yang perlu diperbaiki,” lanjutnya.
Baca Juga: Cara Duduk Mario Dandy saat Sidang Bak di Tongkrongan, Langsung Disemprot Hakim: Jaga Sikapmu!
Di sisi lain, Bojan Hodak melihat performa Persib Bandung semakin baik.
Menurutnya, Persib Bandung sudah tampil lebih baik dibandingkan dengan laga-laga sebelumnya.
Dalam pertandingan ini pula, Persib Bandung mencatatkan clean sheet alias tanpa kebobolan.
Bojan Hodak juga mengapresiasi para pemain karena mampu menjalankan instruksinya.
“Saya senang dengan semuanya, termasuk pemain yang masuk dari bangku cadangan. Mereka membuat tempo tetap terjaga,” ungkapnya.
Dalam laga perdana Bojan Hodak menukangi Persib Bandung, mantan pelatih PSM Makassar tersebut langsung berhadapan dengan tim kuat, Bali United.
Di pertengahan babak kedua, Persib Bandung sempat melancarkan beberapa serangan namun gagal dimanfaatkan menjadi gol.
Berikut ini staring line up Persib Bandung vs Bali United: Fitrul Dwi Rustapa (GK), Nick Kuipers, Alberto Rodriguez, I Putu Gede Juni Antara, Edo Febriansah (68), Dedi Kusnandar (c), Marc Klok (58), Beckham Putra Nugraha (58), Ciro Alves, Ezra Walian (68), David da Silva.
Pengganti: Teja Paku Alam (GK), Robi Darwis, Febri Hariyadi, Levy Clement Madinda (68), Achmad Jufriyanto, Eriyanto, Victor Igbonefo, Rachmat Irianto (58), Daisuke Sato (68), Ryan Kurnia (58)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Terekam CCTV, Modus Bule dan Dua Rekannya Gondol Kosmetik di Toko Palembang
-
Pemerintah Salurkan Dana SAL ke Himbara, BRI Siapkan Pembiayaan untuk Penggerak Ekonomi
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
BRI Apresiasi Kebijakan Dana SAL, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Sektor Riil
-
Dukung WCU dan SDGs 4, Dosen-Mahasiswa UM Ciptakan Aplikasi SIGMA untuk Asah Counting Skills Siswa
-
Likuiditas Perbankan Diperkuat, BRI Optimistis Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
-
BRI Sambut Penempatan Dana SAL Pemerintah, Pembiayaan Produktif Jadi Prioritas
-
Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen
-
Dana SAL Rp400 Triliun Masuk Himbara, BRI Siap Perkuat Pembiayaan UMKM dan Sektor Produktif