SUARA SEMARANG - Olahan kuliner masakan sejuta umat nasi goreng khas Mbak Ita makin populer di kalangan warga Kota Semarang. Di kenal dengan nama nasi goreng Mbak Ita rupanya banyak digemari.
Tentu selain cita rasa yang lebih nendang dengan bahan pilihan, nasi goreng Mbak Ita juga sangat mudah cara mengolahnya. Hal ini lah yang membuat warga Semarang antusias ramai-ramai memasaknya.
Nasi goreng Mbak Ita kini sangat populer hingga kepelosok RT di Kota Semarang. Sebab masuk dalam salah satu lomba guna memeriahkan HUT RI atau 17 agustusan.
Seperti tampak dalam keseruan pada warga RT 02 RW 16 Kelurahan Tlogosari Kulon Semarang. Para warganya antusias dalam membuat nasi goreng Mbak Ita.
Salah satu warga Tlogosri Kulon, Praba Putri (40), sangat antusias membuat nasi goreng Mbak Ita. Ia memahami bahan-bahan yang harus disiapkan.
Persiapan sudah dilakukan Praba sejak seminggu sebelum batas waktu. Mulai dari belanja bahan, memasak, sampai persiapan membuat yel-yel.
Untuk belanja bahan, ibu dari empat putri ini membeli aneka kebutuhan bahan baku di pasar terdekat dan memanen beberapa tanaman yang ditanami warga.
Seperti membeli cabai merah, bawang merah, bawang putih, daun bawang, sawi hijau, ayam fillet, sosis, telur. ''Kami memakai sosis, telur dan ayam fillet. Sehingga nasi goreng yang dihasilkan sangat spesial,'' ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini sangat berdampak positif bagi warga. Ibu rumah tangga menjadi terampil membuat nasi goreng. Nasi goreng ini bisa dimasak untuk sarapan bagi anak-anak, suami dan keluarga.
Baca Juga: Viral Nasi Goreng Mbak Ita, Ternyata Punya Gizi Tinggi, Ini Takaran Bahan-bahan Cara Memasak
"Nasi goreng adalah menu yang simpel untuk sarapan. Melalui kegiatan ini, ibu-ibu menjadi lebih terampil lagi membuat nasi goreng," katanya.
Selain itu, lomba ini juga menambah keakraban antar warga. Untuk membuat nasi goreng, warga harus rembug dulu. Berbagai persiapan dilakukan dengan melibatkan semua warga.
"Warga makin guyub saat membuat nasi goreng. Yang biasanya kami hanya bertemu saat pertemuan rutin PKK setiap sebulan sekali, dengan lomba ini kami berkumpul terus untuk membahas dan memasak nasi goreng yang enak," katanya.
Apalagi dalam membuat nasi goreng juga harus dalam bentuk video. Semua ibu- ibu belajar untuk membuat videonya. Mulai merekam, sampai mengedit video.
Setelah itu, video nasi goreng dikirimkan melalui media sosial Instagram dengan hastag #kreasikulinerhut78 serta mention Wali Kota Semarang @mbakita.
Diharapkan kegiatan ini bisa rutin diselenggarakan menyambut HUT Kemerdekaan RI. Setiap tahun, ada lomba memasak. Tahun depan, ia berharap ada lomba memasak makanan khas kota Semarang seperti lunpia, wingko babat, bandeng presto dan lainnya.
"Kami berharap bisa memenangkan lomba ini. Semoga Tlogosari Kulon, juara," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
Mulai dari 50 Ribuan! 5 Pilihan Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berjerawat
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
CSI Banting Harga Chery E5, Turun Sampai Rp 40 Juta
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu
-
Executive Talk | Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
3 Lampu Emergency Terbaik dan Tahana Lama Sampai 20 Jam, Solusi Listrik Mati dalam Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas