SUARA SEMARANG - Dua tokoh pahlawan perempuan dari Jepara ada Ratu Shima dan Ratu Kalinyamat. Riwayat sejarah kepahlawanannya patut jadi inspirasi anak bangsa.
Keberadaan Ratu Shima dan Ratu Kalinyamat, menjadikan Jepara sangat disegani oleh bangsa-bangsa di dunia. Terutama para negara Eropa yang berniat menjajah Nusantara kala itu.
Kekuatan armada militer laut Jepara sangat disegani oleh para bangsa penjajah terutama Portugis. Ratu Shima dan Ratu Kalinyamat adalah pelopor kekuatan maritim Kota Ukir ini.
Berikut kisah sejarah dari pahlawan perempuan tanah Jepara, Deri Ratu Shima hingga Ratu Kalinyamat. Di tuturkan oleh Singgih Yonkki Nugroho, seorang pemerhati sejarah dan penggiat media sosial.
Kota Jepara yang terletak di pesisir laut utara provinsi Jawa Tengah berbatasan dengan kota Demak dan Pati merupakan kota dengan sejarah kepahlawanan.
Selain RA Kartini ada dua pahlawan wanita lain yang mengharumkan kota Jepara sebagai bumi lahirnya kejayaan masa lampau anak bangsa.
Diawali Abad 6 Masehi, Kerajaan Kalingga melalui sang Ratunya yaitu Ratu Shima menjadi sosok ratu yang pemberani dan bijak.
Ratu Shima memerintah kerajaan Kalingga setelah suaminya wafat. Dia berhasil membawa Kerajaan Kalingga mencapai puncak kejayaan.
Ratu Shima memerintah dengan sangat keras, tegas, tetapi juga adil, sehingga rakyatnya hidup dengan aman, tertib, dan teratur. Dengan kondisi seperti itu, maka Kalingga menjadi pusat agama Buddha dan Hindu di Pulau Jawa.
Baca Juga: Srikandi Ganjar Gelar Pelatihan Wood Engrave untuk Perempuan Milenial di Jepara
Hal ini bisa dilihat dari peninggalannya berupa Candi Bubrah dan Candi Angin yang terletak di lereng Gunung Muria, tepatnya di desa Tempur.
Selain terkenal karena kecantikan dan kecerdasannya, Ratu Shima juga masyhur dengan ketegasannya. Ratu Shima memberlakukan hukuman potong tangan bagi siapapun yang melakukan pencurian termasuk keluarga kerajaan. Karena sikapnya yang tegas, seluruh rakyat Kalingga menaati hukum tersebut.
Selain Ratu Shima, kota Jepara juga pernah menjadi saksi keagungan Ratu Kalinyamat.
“Rainha de Japara, senhora poderosa e rica, de kranige dame” adalah gelar yang disematkan Portugis kepada Ratu Kalinyamat, wanita pejuang dari Jepara selanjutnya.
Gelar ini berarti “Ratu Jepara seorang wanita yang kaya dan berkuasa, seorang perempuan pemberani.” Ratu Kalinyamat memerintah di Jepara selama 30 tahun, yaitu pada tahun 1549-1579.
Ratu Kalinyamat bernama asli Retno Kencono, putri dari Sultan Trenggono (Demak). Ia kemudian menikah dengan Sultan Hadlirin, seorang pendakwah asal Aceh yang bernama asli Thoyib dan mengembangkan daerah Kalinyamat di wilayah Jepara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?