SUARA SEMARANG -- PSM Makassar menjadi klub yang menerima sanksi denda serta kartu merah terbanyak, hingga awal pekan ke-8 BRI Liga 1 2023/2024.
Dari total Rp935 denda yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI pada 18 klub yang berlaga, PSM Makassar harus membayar sebesar Rp155 juta.
Denda pertama sebesar Rp50 juta, harus PSM bayar karena 5 pemainnya mendapatkan kartu kuning saat meladeni Persija Jakarta pada Senin (3/7/2023).
Pada laga menghadapi Dewa United (8/7/2023), PSM Makassar mendapat 3 denda sekaligus. Sebesar Rp25 juta karena keributan antar sesama suporter.
Kemudian Rp20 juta dikenakan pada panitia pelaksana dengan sebab yang sama, serta Rp10 juta karena pemainnya yang bernama Erwin Gutawa menginjak bagian tubuh pemain lawan.
Denda sebesar Rp50 juta kembali harus dibayar oleh PSM Makassar. Kali ini karena 5 pemainnya mendapatkan kartu kuning saat melawan Persik Kediri (3/8/2023).
Selain denda, PSM Makassar juga mengoleksi kartu merah terbanyak dari 18 klub di Liga 1. Sebanyak 4 kartu merah telah didapat oleh Klub berjuluk Juju Eka ini.
Erwin Gutawa menjadi yang pertama mendapat sanksi kartu merah, saat PSM Makassar menjadi Dewa United di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (8/7/2023).
Pemain kedua yang diusir keluar oleh wasit adalah Dzaky Asraf. Ia diganjar kartu merah usai mendapat dua kartu kuning dalam laga melawan Persikabo, Jumat (14/7).
Baca Juga: Rekrut Analis, Upaya Persebaya Tak Kembali Terperosok ke Zona Degradasi
Kartu merah ketiga diterima oleh Victor Dethan saat bertandang di markas Persita Tangerang, Senin (7/8).
Terbaru, Safrudin Tahar diusir keluar lapangan pada menit ke-30 oleh wasit. Pemain PSM Makassar ini dinilai melakukan pelanggaran keras saat bertandang ke markas Bali United pada Jumat (11/8/2023).
Secara keseluruhan, hingga awal pekan ke-8 Liga 1 2023/2024, PSM Makassar sudah dikenai denda uang sebesar Rp155 juta dan mengoleksi 4 kartu merah. Terbanyak dari 18 klub yang berlaga.***
Tag
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
Siapa Romy Wijayanto, Sosok Disegani Kini Jabat Dirut Bankaltimtara
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Hantam Pohon Tabebuya, Remaja Madiun Tewas Terhempas ke Dalam Telaga Ngebel
-
7 Parfum Aroma Bunga yang Segar untuk Cuaca Panas, dari Produk Lokal sampai Branded
-
Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu: Kemiskinan Tak Selamanya Mematikan Harapan
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Rahasia Performa Mesin Kawasaki Kini Tersedia di Toko Online Resmi
-
Lebih dari Sekadar Sehat, Kini Nutrisi Tubuh Bisa Dipantau dengan Data Secara Akurat
-
Mitos Sekolah Negeri Gratis: Menakar Hidden Cost di Balik Label Favorit