SUARA SEMARANG - Pemain asing PSIS Semarang Gali Freitas menjadi kunci membela Timor Leste saat Piala AFF U23 2022 hingga angkat piala, di saat bukan Tim Nasional (Timnas) Indonesia sedang hibernasi.
Gali Freitas, pemain muda asal Timor Leste yang gemilang bareng PSIS Semarang punya momen membawa negaranya mengangkat trofi Piala AFF U23 2022, di mana tak ada selebrasi dari Timnas Indonesia.
Ya, Gali Freitas rekrutan pemain Asia Tenggara yang menjadi sorotan di Liga Indonesia 2023/24 bela PSIS Semarang, ternyata dipercaya bela Timor Leste tampil di Piala AFF U23 2022 di mana Timnas Indonesia absen.
Gali Freitas penyerang Timor Leste itu memang menjadi sorotan sudah tampil 9 kali di 9 laga di Liga 1 2023/2024 bersama PSIS Semarang hingga artikel ini ditulis.
Gali Freitas sosok 19 tahun asal Timor Leste itu menjadi sosok yang paling disorot pecinta Sepak Bola di Indonesia.
Kiprahnya cukup gemilang, Gali Freitas ternyata membawa prestasi untuk Timor Leste pada ajang Piala AFF,
Gali Freitas membawa Timor Leste menembus babak semifinal Piala AFF U23 2022.
Dalam ajang Piala AFF U23 tahun lalu itu, bahkan Gali Freitas membawa Timor Leste mengangkat trofi juara ketiga.
Timor Leste menjadi juara ketiga Piala AFF U23 2022 tanpa bertanding.
Sebab, Laos yang akan menjadi lawannya mengundurkan diri karena disebut banyak pemain yang terkena Covid 19.
Sementara itu Vietnam menjadi juara Piala AFF U23 2022 menundukkan Thailand dengan skor tipis 1-0.
Adapun pada turnamen itu, Timnas Indonesia tak berangkat karena masih masa Covid 19.
Piala AFF U23 2023
Sementara itu pada ajang Piala AFF U23 2023 kali ini Timnas Indonesia berangkat ke Thailand yang menjadi tuan rumah.
Timnas Indonesia menembus babak semifinal usai menjadi runner up terbaik.
Timnas Indonesia mengoleksi tiga poin hasil menang tipis dari Timor Leste 1-0, dan kalah dari Malaysia.
Berita Terkait
-
Tukang 'Sihir' Thailand Sebut Kualitas M Ragil Timnas Indonesia Piala AFF U 23, Shin Tae Yong Malah Puji Vietnam
-
To The Moon! Gali Freitas bisa Pertebal Kantong Bos PSIS Yoyok Sukawi, Harga Kuntit Sosok Filipina Persib dan Jangkung Thailand
-
Aneh Bin Ajaib Kejadian Langka Mantan Klub Elkan Baggott! Penonton jadi Wasit di Laga Cheltenham VS Portsmouth, Kok Bisa?
-
Menggila tanpa Tuan Muda Elkan Baggott! Ipswich Town Ogah Disusul King Premier League 2016, PD di Puncak Klasemen Carabao Cup
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati