SUARA SEMARANG - Pelatih Indonesia Shin Tae Yong dinilai sukses menipu masyarakat sepakbola di ASEAN.
Strategi yang diterapkan Shin Tae Yong dianggap sengaja mengalah dari tim kuat Harimau Malaya sehingga dianggap remeh oleh negara lain.
Kenyatanya, Shin Tae Yong sukses membalikkan prediksi dan menggulung tuan rumah Thailand di Piala AFF U-23 serta masuk babak final.
Strategi yang diterapkan oleh Shin Tae Yong ini juga menipu pelatih-pelatih tim top lainnya seperti Pasukan Gajah Perang.
Penilaian pada Shin Tae Yong itu bermula dari kekalahan Timnas Indonesia dari Harimau Malaya Malaysia di laga perdana Piala AFF.
Kalah 1-2 menjadikan posisi Shin Tae Yong dan Timnas Indonesia terjepit karena tim besar yang mungkin tak akan lolos di babak semifinal.
Ditambah lagi fakta bahwa anak asuh Shin Tae Yong hanya sanggup menang 1-0 atas tim lemah Timor Leste. Di atas kertas, Timnas Indonesia harusnya bisa menang lebih banyak gol.
Dua fakta itu membuat Timnas Indonesia yang dipimpin Shin Tae Yong kali ini dipandang sebelah mata. Tiga negara semifinalis lainnya dinilai jauh lebih kuat.
Dengan kondisi itu Shin Tae Yong dianggap telah menerapkan strategi baru untuk mendepak negara-negara lain yang dinilai telah besar kepala.
Baca Juga: "SKY" Gadis Cantik Saingi Popularitas Asnawi Mangkualam di Jeonnam Dragons Menuju Piala Ratu
Kemenangan atas Thailand jadi bukti kecerdikan Shin Tae Yong. Apalagi kemenangan itu diraih di kandang Pasukan Gajah Perang.
"Kalah sama Malaysia Adalah Teknik," tulis akun @official.fotograferbus.
"Mode prank STY di fase grup berhasil," tulis akun lainnya @boladay.ina.
Dengan keberhasilan ini maka Shin Tae Yong kembali membawa Timnas Indonesia di Final Piala AFF.
Namun kali ii lawan yang dihadapi oleh pasukan Shin Tae Yong adalah Vietnam. Dengan kemenangan telak atas Thailand, Timnas Vietnam jelas sudah lebih berhati-hati pada Indonesia.
Vietnam juga harus diwaspadai Shin Tae Yong karena berhasil menggulung Harimau Malaya dengan skor 4-1.
Berita Terkait
-
Ogah Balas Budi ke Thailand! Shin Tae Yong Ikuti Jejak Indra Sjafri, Hasil Piala AFF Timnas Indonesia
-
Tuah STY, Asnawi Mangkualam Segera Pindah ke Seoul Atau Suwon Jadi Klub Ketiga?
-
Kode Shin Tae Yong Out Setelah Piala AFF 2023? Sang Anak Sudah Tuliskan Komentar
-
Awas Main Mata, Shin Tae Yong Butuh Bantuan Tiga Musuh Loloskan Timnas Indonesia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
7 HP Snapdragon Terbaru yang Masuk Indonesia 2026, Spek Premium dan Performa Ngebut
-
Ini Dia Autothermix, Alat Pemusnah Sampah Tanpa Bahan Bakar Fosil
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
Rahasia Rambut Hitam Berkilau Wanita Dayak: Manfaat Akar Kayu yang Tidak Ada di Salon Jakarta