SUARA SEMARANG - KMSK Deinze mendatangkan pengganti Marselino Ferdinan untuk mengarungi kerasnya Liga Belgia. Tak hanya satu melainkan dua pengganti sekaligus.
Marselino Ferdinan terpaksa harus meninggalkan KMSK Deinze dalam beberapa pekan di Indonesia. Padahal KMSK Deinze harus mengikuti dua kompetisi sekaligus.
Terbaru Marselino Ferdinan harus dicoret pelatih KMSK Deinze dari kompetisi Piala Belgia karena harus membela Timnas Indonesia.
Kehilangan pemain penting seperti Marselino Ferdinan maka KMSK Deinze gerak cepat sebelum bursa transfer ditutup.
Mereka sukses mendatangkan dua pemain muda sekaligus sebagai penggantinya. Pertama adalah Nicolas Mercier yang merupakan pemain U-20 Timnas Perancis.
Pemain dengan posisi sayap kiri ini sebelumnya bermain untuk klub Liga 2 Perancis AJ Auxerre. Meski usianya masih 20 tahun namun ia diprediksi jadi pesaing Marselino Ferdinan.
Dalam kesepakatan dengan KMSK Deinze, Nicolas Mercier dengan status pinjaman satu tahun disertai opsi pembelian.
Pemain kedua yang didatangkan setelah KMSK Deinze ditinggal Marselino Ferdinan adalah Emilio Kehrer dari Cercle Brugge untuk satu musim.
Hebatnya Emilio Kehrer adalah bagian dari TImnas Jerman U-21 yang telah memiliki 6 caps dengan torehan 2 gol.
Baca Juga: Kejutan Shin Tae Yong Tipu Strategi Turkmenistan Saat Coret Choe In Cheol
Kehrer sudah mendapatkan sedikit pengalaman di Jupiler Pro League, ia bermain 13 kali untuk Cercle Brugge musim lalu dan mampu mencetak satu gol. Dia juga beberapa kali masuk sebagai pemain pengganti pada musim ini.
Di sisi lain, KMSK Deinze juga melepas atau pemain Joachim Carcela. Hal ini jadi kabar baik untuk Marselino Ferdinan karena eks Royal Excel Mouscron itu memiliki posisi gelandang yang sama dengan Lino.
Dengan komposisi itu maka tantangan Marselino Ferdinan di KMSK Deinze ada plus minusnya. Yakni tak lagi bersaing dengan pemain senior namun ada pemain muda baru yang siap menggeser peran Marselino Ferdinan.
Di musim ini KMSK Deinze sama sekali belum memainkan Marselino Ferdinan. Selain karena alasan cedera dan pemulihan ternyata KMSK Deinze memiliki gelandang cerdik De Schryver.
Satu-satunya kesempatan bagi Marselino Ferdinan bermain serta mendapatkan kesempatan sebagai starter adalah di ajang Piala Belgia.***
Berita Terkait
-
Kejutan Shin Tae Yong Tipu Strategi Turkmenistan Saat Coret Choe In Cheol
-
Sandy Walsh Berlatih Terpisah Dari Elkan Baggott di Timnas Jelang Debut Nasional
-
Rumor Bintang Persib Bandung OTW China, Empat Pemain Timnas Indonesia Menyusul
-
Marselino Ferdinan Dicoret Dari Piala Belgia Oleh Pelatih KMSK Deinze
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta
-
17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?
-
Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural
-
Inul Daratista Tegas Tolak Tawaran Masuk Politik: Takut Jadi Umpan Politik dan Tumbal Keadaan
-
Koalisi Ojol Nasional Tegaskan Tak Ikut Demo 27 Agustus: Driver Harus Waspadai Hoaks
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup
-
Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana
-
Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT
-
GPI Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo: Jangan Klaim Diri Merepresentasikan Rakyat