SUARA SEMARANG - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong melakukan perubahan strategi saat menghadapi Turkmenistan. Perubahan ini ditengarai menipu taktik yang akan diterapkan oleh Karakaum Warriors.
Untuk melakukan perubahan strategi tersebut bahkan Shin Tae Yong harus siap dengan kelelahan dan membuang banyak waktu. Namun tiga poin kemenangan menjadi fokus pelatih asal Korea Selatan tersebut untuk menggasak Turkmenistan.
Perubahan langkah Shin Tae Yong itu berkaitan dengan kehadiran dirinya langsung dari Stadion Gelora Bung Tomo ketika bentrok dengan Timnas senior Turkmenistan.
Semula, pelatih Turkmenistan mengira yang akan hadir bukan Shin Tae Yong langsung melainkan asistennya Choi In Cheol. Hal itu juga sudah dikabarkan oleh media sebelumnya.
Tanpa kehadiran Shin Tae Yong jelas menjadi modal besar bagi pasukan Turkmenistan. Diyakini Timnas Indonesia akan melemah tanpa kehadiran pelatih utama.
Apalagi jika Turkeminsta melakukan perubahan-perubahan taktik di lapangan saat pertandingan sudah berjalan. Maka, Timnas Indonesia bisa saja kewalahan saat ditinggal Shin Tae Yong.
Kenyataannya, kejutan dilakukan oleh Shin Tae Yong dengan datang langsung saat laga melawan Turkmenistan tersebut. Shin Tae Yong tak jadi mendelegasikan skuad pada asistennya Choi In Cheol.
Dengan perubahan jelang laga maka skuad Turkmenistan bisa saja harus menyiapkan strategi baru.
Di sisi lain, Shin Tae Yong juga harus mewaspadai skuad Turkmenistan karena sebanyak 17 pemain mereka bermain untuk satu klub FK Arkadag. Hal itu membuat chemistry pemain jadi lebih bagus karena sudah terbiasa latihan dan bermain bersama.
Baca Juga: Sandy Walsh Berlatih Terpisah Dari Elkan Baggott di Timnas Jelang Debut Nasional
Berikut 17 pemain Timnas Turkmenistan yang bermain di klub FK Arkadag:
Rasul Charyyev
Mekan Saparov
Guychmyrat Annagulyyev
Abdy Byashimov
Ykhlas Toydzhanov
Yhlas Saparmammedov
Arzuvguly Sapargulyev
Ibrayym Mammedov
Resul Khozhaev
Velmyrat Ballakov
Shanazar Tirkishov
Ilya Tamurkin
Arslanmurad Amanov
Begench Akmammedov
Begmyrat Bayov
Altymurad Annadurdyev
Didar Durdyev
Para Pemain Timnas Indonesia dibawah asuhan Shin Tae Yong juga harus mengantisipasi kecepatan para pemain Turkmenistan.
Anak didik Shin Tae Yong bisa dikejutkan dengan umpan satu dua yang biasa diperagakan oleh pasukan Turkmenistan yang memiliki rata-rata usia 27 tahun.***
Berita Terkait
-
Sandy Walsh Berlatih Terpisah Dari Elkan Baggott di Timnas Jelang Debut Nasional
-
Rumor Bintang Persib Bandung OTW China, Empat Pemain Timnas Indonesia Menyusul
-
Turkmenistan Sodorkan FK Arkadag Lawan Timnas Indonesia Jadi Masalah Besar Pengganti Shin Tae Yong
-
Melatih Son Heung Min, Pelatih Fisik Timnas Indonesia Direkrut Jurgen Klinsmann
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cceres Bongkar Provokasi Kylian Mbappe: Mau Cium Saya? Kalau Mau Ayo
-
Satu Platform, Satu Lifter: Aturan Gym yang Jadi Pemicu Kasus Viral Nyimas Laula
-
Gunakan Teknik Stripping, Pemuda Sukabumi Sukses Cetak 3.000 Anakan 'Ikan Dewa' yang Langka
-
Jembatan Ampera hingga Masjid Agung Palembang Resmi Jadi Cagar Budaya Nasional
-
Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Untuk Petani
-
ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman
-
WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali
-
Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan
-
Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!
-
Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare