SUARA SEMARANG - Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman meyakini untuk Pemilu 2024 bisa menyumbangkan kadernya masuk di jajaran kursi DPR RI di Senayan.
Keyakinannya jika PSI mampu merebut kursi DPR RI di Pemilu 2024 berkaca dari hasil yang didapatkan pada Pemilu 2019 lalu. Kala itu, PSI sebagai partai pendatang baru berhasil meraih sejumlah kursi legislatif di daerah.
Bahkan, melihat hasil perolehan suara para calon legislatif (caleg) saat Pemilu 2019 sudah memenuhi target meski gagal melenggang ke Senayan. Padahal meraup suara terbanyak pada dapil masing-masing.
Hal tersebut, diakui Andy Budiman jika saat itu PSI terbentur kententuan aturan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) yakni sebesar 4 persen.
"Ada Grace Natalie dan Tsamara Amany, pendatang baru politsi muda, menang suara terbanyak di dapil masing-masing pada 2019. Tapi terganjal ambang batas parlemen," katanya di Semarang, Jumat 8 September 2023.
Andy Budiman yang juga maju sebagai caleg PSI untuk Dapil 1 Jawa Tengah (Kota Semarang, Kendal, Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga) pada Pemilu 2024, meyakini pula PSI yang memiliki platform dan visi misi yang jelas bakal lebih mudah diterima masyarakat.
Visi misi gerakan anti korupsi menjadi tujuan PSI dalam membangun Indonesia yang maju dan bersih. Para anggota legislatif PSI di daerah semuanya bersuara keras menentang kejahatan extraordinary crime tersebut.
"Di DPRD Jakarta kita punya tujuh wakil, PSI mampu meyelamatkan anggaran negara dari ancaman gerogotan korupsi sebesar Rp 800 miliar," katanya.
Saat itu PSI mampu membongkar praktik korupsi dari anggaran pengadaan seperti kasus lem aibon, alat damkar dan alat tulis di DPRD DKI Jakarta.
Hal yang sama juga dilakukan para legislator PSI di sejumlah daerah seperti di Tangerang dan Bandug.
"Di Jakarta apbd 9 t, orang engga lihat itu, ada kita PSI, orang-orang (legislatif) pada marah dengan kita," katanya.
Karenanya, jika dirinya dan caleg PSI lainnya terpilih lolos sebagai anggota DPR RI maka apa yang pernah dilakukan di DPRD Jakarta akan ia bawa ke Senayan.
"Di Senayan perlu ada penyegaran. Kalau PSI diberi kepercayaan maka akan kita lakukan seperti di DPRD Jakarta," katanya.
PSI juga memiliki agenda lainnya jika berhasil menembus kursi DPR RI. Salah satunya bakal memperjuangkan RUU Perampasan Aset.
RUU Peremapasan Aset, kata Andy Budiman, mangkrak di jalan selama 10 tahun. Ia menilai banyak pihak yang berusaha menjegal undang-undang tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026