SUARA SEMARANG - Sebuah gol Pratama Arhan ke gawang China Taipei ditutup dengan selebrasi unik yang bisa jadi ada kaitannya dengan klub Tokyo Verdy di Jepang.
Usai mencetak gol, Pratama Arhan yang minim menit bermain di Tokyo Verdy selanjutnya lari ke sudut lapangan. Gerakan Pratama Arhan pun jadi ikonik dengan menghisap jempol tangan kiri dan jari kanan menunjuk kepalanya sendiri.
Sebuah selebrasi gol biasanya erat kaitanya dengan kode-kode tertentu, bisa jadi termasuk gol Pratama Arhan kali ini ada hubungannya dengan Tokyo Verdy.
Kondisi mencolok diperoleh Pratama Arhan di Timnas Indonesia U-23 dengan di Tokyo Verdy musim ini.
Di Timnas U-23 Pratama Arhan adalah kapten tim, sementara di Tokyo Verdy ia adalah pemain cadangan yang jarang bisa menembus line up.
Dengan kondisi itu Pratama Arhan mampu menunjukkan hal sebaliknya di Timnas Indonesia dengan mencetak gol ke gawang China Taipei.
Melalui sebuah serangan, Pratama Arhan lolos dari jebakan offside. Pratama Arhan pun tinggal berhadapan satu lawan-satu dengan kiper China Taipei.
Setelah memenangi duel perebutan bola maka Pratama Arhan pun dengan gampang menceploskan bola ke gawang yang sudah tak ada pengawalan kiper sama sekali.
Usai mencetak gol tersebut, Pratama Arhan langsung melakukan selebrasi. Jari telunjuk tangan kanan yang menempel di kepala seakan memberikan arti bermain harus dengan kecerdasan.
Baca Juga: Elkan Baggott Berani Bicara Olimpiade Paris 2024, Shin Tae Yong Pupus Penantian 10 Tahun
Seakan memberikan kode pada Tokyo Verdy bahwa dirinya siap untuk dimainkan kapan saja. Ia juga bisa mencetak gol sebagaimana di Timnas Indonesia.
Mengingat waktu Pratama Arhan di Tokyo Verdy tak banyak lagi. Sesuai kontrak, masa pengabdian Pratama Arhan di Tokyo Verdy hanya sampai 31 Januari 2024.
Sebagai bek sayap, Pratama Arhan memiliki insting menyerang. Ia sering membantu lini serang dengan memberikan umpan-umpan silang. Kekuatan tangan untuk lemparan ke dalam juga jadi senjata andalannya.
Gol yang dicetak Pratama Arhan di laga lawan China Taipei tersebut juga menjadi penutup pesta gol Timnas Indonesia. Produktivitas gol ini memang dibutuhkan Timnas Indonesia untuk menjaga asa lolos sebagai juara grup.
Pratama Arhan bermain penuh di laga tersebut dan selanjutnya akan menghadapi Turkmenistan U-23 pada 12 September 2023 mendatang.***
Berita Terkait
-
Rekor Gol Tercepat Marselino Ferdinan ke Gawang China Taipei di Sepanjang Sejarah Piala Asia?
-
Hasil Live Skor KMSK Deinze Lawan Royal Liege, Naik Papan Atas Usai Raih Tiga Poin
-
KMSK Deinze Ditinggal Marselino Ferdinan 3 Minggu, Statistik Gila Buntu Gol
-
Terlempar Lima Besar, Klasemen Ipswich Town Usai Mimpi Sempurna Dihentikan Leeds
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati