SUARA SEMARANG - Persebaya Surabaya akan terusir setidaknya selama 77 hari dari Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Akibatnya, laga melawan Arema FC diusulkan untuk ditunda dan digelar setelahnya.
Sampai saat ini laga Persebaya Surabaya lawan Arema FC tak jelas nasibnya karena adanya larangan penggunaan Stadion GBT hingga awal Desember 2023.
Pemerintah, dalam hal ini kementerian PUPR yang memutuskan "mengusir" Persebaya Surabaya dari Stadion GBT karena akan dilakukan renovasi.
Partai Persebaya Surabaya melawan Arema sesuai jadwal digelar di Stadion GBT pada 23 September. Namun berdasar surat Kementerian PUPR tersebut, Persebaya dilarang menggunakan Stadion GBT mulai 15 September hingga berakhirnya even Piala Dunia U-17 pada 2 Desember 2023.
Tanggapan pro dan kontra bermunculan soal sterilisasi Stadion GBT dari aktivitas Persebaya Surabaya. Meski belum ada solusi pasti, namun ada yang mengusulkan agar laga lawan Arema ditunda.
Laga Persebaya melawan Arema merupakan laga seru karena sama-sama berasal dari Jawa Timur. Layaknya laga derby di Eropa, pertandingan ini menyedot perhatian masyarakat Jawa Timur saat ini.
"Derby Jatim Persebaya vs Arema lebih Aman main diluar Surabaya / tanpa penonton nggak mungkin kalah Persebaya pasti menang cukup nonton di TV aja Hehehe," tulis akun @eko_nainggolann di instagram @mafiabolanasional.
"Minta tunda aja deh, win win solution, toh Surabaya masih Indonesia kan?" @nael.adrns.
Meski sebagian besar pendukung Persebaya Surabaya ngotot ingin laga melawan Arema tetap sesuai jadwal dan tetap juga digelar di Stadion GBT.
Baca Juga: Kisruh Stadion GBT Ditutup Kementerian PUPR, Fans Persebaya Surabaya Melawan
Mereka meminta Ketum PSSI Erick Thohir agar lebih bijak dalam menyelesaikan persoalan ini.
Sebenarnya Persebaya Surabaya tak hanya akan melawan Arema saja di kurun waktu 77 hari tersebut. Setidaknya ada 3 laga lainnya melawan klub dengan basis suporter besar.
Persebaya Surabaya meladeni Persib Bandung di Stadion GBT pada 7 Oktober 2023, Bali United (20 Oktober 2023) dan PSIS Semarang (26 November 2023).
Saat ini keputusan ada ditangan pemerintah apakah akan mengizinkan Persebaya Surabaya menggunakan Stadion GBT untuk laga melawan Arema atau tidak.
Di sisi lain manajemen Persebaya juga sudah menyampaikan keluhannya terkait dilarangnya penggunaan Stadion GBT di Surabaya.***
Berita Terkait
-
Kisruh Stadion GBT Ditutup Kementerian PUPR, Fans Persebaya Surabaya Melawan
-
OTW Solo-Surabaya, Sandy Walsh dan Marselino Ferdinan Beri Kode
-
Mantan Pelatih Urawa Reds Menuju Persebaya Surabaya, Miliki 3 Trofi Juara Bergengsi?
-
KMSK Deinze Uji Coba Lawan Persebaya, Marselino Ferdinan Jadi Jembatan Laga Pramusim?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai