SUARA SEMARANG - Unit helikopter water bombing didatangkan untuk turut membantu padamkan api kebakaran di TPA Jatibarang Semarang.
Hampir sepekan sejak Senin 18 September 2023, TPA Jatibarang Semarang terbakar. Salah satu usaha pemadaman yakni dengan mendatangkan helikopter water bombing.
Helikopter water bombing akan membantu unit-unit truk pemadam kebakaran yang sudah berjibaku memadamkan sisa-sisa bara pada tumpukan sampah TPA Jatibarang.
Kedatangan helikopter water bombing akan membantu mempercepat pemadaman api. Terlebih, TPA Jatibarang kembali terbakar hebat pada Jumat 22 September 2023 siang.
Helikopter water bombing rencana akan didatangkan dan mendarat di Lanud Ahmad Yani Semarang pada Sabtu 23 September 2023.
"Mb mas..alhamdulilah besok heli water boombing akan tiba di Semarang," pesan WhatsApp Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Jumat 22 September 2023.
Mbak Ita, sapan walikota mengatakan, sebelum dijalankan operasional helikopter water bombing, terlebih dahulu akan dilakukan survei medan oleh tim BNPB.
Tim BNPB akan membantu dalam menentukan spot atau titik mana saja yang menjadi prioritas pemadaman dan pencegahan api kebakaran di kawasan TPA Jatibarang.
"Jam 10.00 tim BNPB akan ke lokasi survey dan heli rencana merapat di lanumad siang," lanjut isi pesan walikota.
Baca Juga: TPA Jatibarang Kembali Terbakar, Kali Ini Malahap Kandang Sapi: Apinya Mbulat-Mbulat
Di ketahui, helikopter water bombing kerap diterjunkan pada saat terjadi kebakaran di berbagai wilayah. Seperti pada kejadian terbakar kawasan Gunung Bromo, Gunung Merapi, TPA Putri Cepo Surakarta dan lainnya.
Helikopter water bombing akan terbang membawa tangki air dengan kapasitas 4000 liter, cukup untuk membantu pemadaman dari udara selama 3-4 jam.
Air yang dibawa helikopter water bombing biasanya diambil dari sumber air seperti air laut dan danau. Heli akan menembakan beberapa kali ke spot yang telah ditentukan terlenih dahulu.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD