SUARA SEMARANG - Eks pemain PSIS Semarang Pratama Arhan mencuri perhatian sepak bola Jepang dan Korea. Dua belahan negara itu naik daun dalam pembicaraan.
Berseragam klub Liga 2 Jepang Tokyo Verdy, Pratama Arhan dikontrak selama 1 tahun. Kontrak dia akan berakhir pada Januari 2024.
Kabar berhembus jika Pratama Arhan kini tengah didekati oleh klub Liga Korea Suwon FC.
Jika memang benar tahun depan Pratama Arhan main di Liga Korea bersama Suwon FC, ini bisa kabar baik. Sebab bisa jadi akan lebih banyak dimainkan.
Hal ini mengaca pada pemain Timnas Indonesia lainnya, Asnawi Bahar, yang telah lebih dulu mencicipi Liga Korea bersana Jeongnam Dragons.
Meski demikian ada kabar tidak sedap dari kepindahan Pratama Arhan dari Liga Jepang ke Liga Korea.
Ia menyayangkan pihak-pihak yang membiarkan Pratama Arhan hanya jadi komoditi markering Liga Jepang dan Korea. Padahal bakat mudanya di sepak bola sangat menonjol.
"Bagaimana kalau seumur hidupnya Arhan hanya dimanfaatkan sebagai alat marketing," tulis Ben Griffis.
Kata Ben Griffis, jangan sampai Pratama Arhan mengalami kejadian yang sama seperti di Tokyo Verdy saat ada di Suwon FC, tidak dimainkan.
Baca Juga: Media Korea Kabarkan Pratama Arhan Direkrut Suwon FC, Asnawi: Welcome K League 1
"Suwon FC memang lebih baik dari Verdy. Saya tahu dia punya potensi, tetapi dia benar-benar tidak dimainkan di klub sejak pindah ke Verdy," katanya.
Seperti pada Tokyo Verdy, secara popularitas kini sebagai klub yang sukses dikenal di media sosial berkat Pratama Arhan. Liga Jepang tahu potensi pasar netizen Indonesia yang sangat fanatik dengan sepak bola.
Jika hal tersebut terjadi di Suwon FC maka Pratama Arhan kembali dijadikan komoditi marketing di Liga Korea.
"Ini jelas 100 persen merusak perkembangan pemain muda," tulis Ben. Tapi saya menanti dengan optimis," katanya.
Di sisi lain, jika Pratama Arhan disia-sia kan oleh Liga Jepang dan Liga Korea. Maka bos PSIS Semarang Yoyok Sukasi, bisa jadi akan memulangkan Pratama Arhan ke Jatidiri.
PSIS sejak ditinggalkan Pratama Arhan masih kurang menggigit dalam posisi bek kiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai