SUARA SEMARANG - Sebuah cara lewat jalur langit atau spiritual dilakukan CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi untuk menghabiskan menang tiap pertandingan BRI Liga 1.
Bukan dengan cara dukun, Yoyok Sukawi menurunkan pasukan jalur langit dengan turut memberikan doa di dalam stadion saat nonton laga PSIS Semarang.
Pasukan jalur langit ini terbukti ampuh, pada saat segala cara duniawi telah di tempuh dan hasilnya mentok bagi PSIS Semarang.
Sudah dua kali Yoyok Sukawi dan PSIS Semarang melibatkan usaha jalur langit. Yakni saat bertanding dengan Barito Putera menang 1-0 dan menang lawan PSM Makassar skor 2-1.
Pasukan jalur langit tersebut adalah para santri pondok pesantren yang diundang oleh Yoyok Sukawi untuk hadir nonton PSIS Semarang bertanding di Stadion Jatidiri.
Terbaru, PSIS Semarang kembali mengundang santri dari pondok pesantren pada laga menghadapi PSM Makassar di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (30/9).
Kali ini santri yang diundang yakni dari Pondok Pesantren Askhabul Kahfi, Semarang.
Pada laga tersebut, PSIS berhasil unggul dengan skor 2-1 melalui gol yang dicetak oleh Gali Freitas dan Vitinho.
Menurut Yoyok Sukawi, doa dan lantunan selawat dari santri pondok pesantren sangat membantu PSIS dalam memenangkan pertandingan.
"Kemarin kami kembali mengundang adik-adik dari Ponpes. Matur suwun Ponpes Askhabul Kahfi beserta jajaran pengurus yang sudah menyempatkan hadir. Jalur langit ngeri untuk membantu PSIS karena doa dan lantunan selawat sepanjang pertandingan," tutur Yoyok Sukawi pada Minggu (1/10).
Saat ini PSIS Semarang ada diperingkat keempat klasemen sementara BRI Liga 1. Memiliki poin yang sama dengan Persib Bandung yang ada diperingkat ketiga yang unggul selisih gol.
Laga selanjutnya PSIS Semarang akan bertanding lawatan ke kandang RANS Nusantara (6/10) dan kemudian kembali tandang ke markas Persikabo (20/10).***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Diduga Unggah Status Menantang Publik
-
Profil Saifullah Yusuf, Mensos yang Tegas Coret 11 Ribu Penerima Bansos karena Main Judol
-
Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya
-
5 HP Kamera Jernih di Bawah Rp2 Juta, Hasil Foto Fokus dan Memori Besar
-
Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA
-
BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group
-
11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas
-
KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan
-
Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI