SUARA SEMARANG – Belum genap kompetisi sepak bola kasta kedua di Indonesia musim 2023/2024 berjalan sebulan, sanksi berat sudah dijatuhkan.
Yaitu, dua pemain serta tiga ofisial Persijap Jepara dilarang bertanding dan berpatisipasi dalam pertandingan Liga 2 2023/2024 selama 6 bulan ke depan.
Komdis PSSI menjatuhkan sanksi tersebut, karena pelanggaran yang terjadi saat Persijap Jepara melawan PSCS Cilacap di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Sabtu (30/9).
Salah satu pemain yang dilarang merumput selama 6 bulan adalah Andriyas Francisco. Mantan kiper Arema FC ini juga diwajibkan membayar denda sejumlah 25 juta rupiah.
Andriyas dinyatakan bersalah atas intimidasi fisik kepada seorang wasit usai pertandingan berakhir dengan skor 0-0.
Insiden tersebut berawal ketika sejumlah pemain Persijap Jepara tidak puas dengan keputusan wasit Amri Nurhadi. Mereka lantas protes ke wasit tersebut.
Sselain Andriyas Fransisco, striker Persijap Jepara Iqmal Nur Samsu juga dikenai sanksi serta denda yang sama.
Begitu juga dengan tiga anggota ofisial Persijap Jepara. Yaitu Iwan Arianto dan Supriyanto, keduanya dinyatakan bersalah karena melakukan intimidasi fisik. Sedangkan Muhammad Egat Makmur dihukum karena intimidasi verbal dan fisik.
Tiga ofisial ini diusir dari lapangan selama 6 bulan dan masing-masing dikenai denda sebesar 25 juta rupiah.
Panitia pelaksana pertandingan dari Persijap Jepara juga tak lepas dari hukuman berupa denda sebesar 10 juta rupiah. Karena dinilai gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap perangkat pertandigan.
Selain itu, Klub Persijap Jepara juga dikenai dua sanksi. Pertama denda sebesar 10 juta rupiah, penonton di Tribun Barat melakukan pelemparan beberapa botol air mineral.
Sanksi kedua adalah denda 15 juta rupiah. Gara-garanya dua penonton memasuki area lapangan dan mencoba mendekati perangkat pertandingan.
Terkait sanksi untuk pemain, Manajer Persijap Jepara, Egat Sacawijaya mengajukan banding.
Alasannya, kedua pemain tersebut tidak melakukan pemukulan. Hal ini didukung oleh sejumlah video yang beredar di media sosial, yang tidak memperlihatkan adanya aksi pemukulan dari kedua pemain tersebut.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL