SuaraSerang.id - Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mencatat hingga 28 Agustus 2022 lalu, sebanyak 40,8 juta dosis vaksin COVID-19 telah habis masa simpan atau shelf life di fasilitas produksi Bio Farma.
"Ada sekitar 40,8 juta dosis yang sudah habis masa simpan dalam proses untuk melakukan perpanjangan data stabilitas yang kita dapatkan dari produsen vaksin tersebut,” kata Honesti Basyir saat menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi IX hari ini di gedung DPR RI Senayan, Jakarta.
Vaksin yang dimaksud terdiri dari 14,28 juta dosis melalui program korporasi dan 26,53 juta dosis melalui program GAVI atau hibah dari berbagai negara sahabat.
Berdasarkan data yang tersedia, total ada 439,3 juta dosis vaksin yang dikelola hingga 28 Agustus 2022 dengan melalui dua mekanisme, yaitu yang dilakukan langsung di fasilitas produksi Bio Farma di Bandung, Jawa Barat, dan melalui kerjasama bisnis dan pemerintah.
“Ada juga vaksin yang tidak melalui Bio Farma dan bersifat business to government (B-to-G) antara Pfizer dengan Departemen Kesehatan. Diimpor dan didistribusikan langsung oleh Kementerian Kesehatan,” ujar Honesti.
Untuk mekanisme pengelolaan Bio Farma, ada 439,3 juta dosis dan 394,5 juta dosis yang telah di distribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia.
“Jadi stok yang tersedia sudah ada di Bio Farma memiliki 44,9 juta dosis, 4,1 juta dosis dari stok tersebut belum mencapai batas masa simpan”, terang Honesti. Vaksin-vaksin itu terdiri dari 1,23 juta dosis Pfizer Exela, 199.200 dosis Janssen dan 2,66 juta dosis Covovax.
Menurut keterangan resmi BPOM RI, umur simpan atau shelf life berbeda dengan tanggal kadaluarsa. Masa simpan vaksin COVID-19 yang telah diberikan Emergency Use Authorization (EUA) selama masa pandemi masih pendek. Namun, uji stabilitas untuk vaksin COVID-19 dapat dilanjutkan sesuai dengan protokol uji stabilitas setelah mendapatkan data stabilitas pada jangka waktu yang lebih lama.
BPOM menetapkan batas kadaluwarsa vaksin sesuai aturan standar internasional yang membutuhkan waktu dua kali lebih lama untuk melakukan uji stabilitas (2n). Oleh karena itu, semua vaksin COVID-19 yang baru diproduksi dengan data uji stabilitas memilki rentang waktu selama tiga bulan, diberikan persetujuan masa simpan (kadaluwarsa) enam bulan pada saat pemberian dari EUA.
Baca Juga: "Liwet" Masakan Sunda Jadul Kini Merambah Cafe dan Resto Bergengsi
Jika data baru tersedia, BPOM dapat memperpanjang tanggal kedaluwarsanya berdasarkan data yang diberikan oleh industri farmasi pemegang UEA.
(suara.com)
Tag
Berita Terkait
-
Badan POM Ungkap Potensi Vaksin Cacar untuk Cegah Penularan Penyakit Cacar Monyet
-
Penumpang Usia 6-17 Tahun Boleh Naik Kereta Api Tanpa Vaksin Booster
-
1,7 Juta Hewan Ternak Sudah Disuntik Vaksin PMK
-
Lindungi Masyarkat dari Ragam Varian Virus Covid-19, Pakar Penyakit Menular Ungkap Pentingnya Vaksin Bivalen
-
Percepat Produksi Minyak Makan Merah, KemenKopUKM Gandeng BPOM dan BSN
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah
-
Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir
-
Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka