Kenaikan harga BBM yang terjadi belakangan ini tentunya menimbulkan dampak untuk berbagai sektor, salah satunya transportasi. Hal ini membuat Kemenhub berupaya untuk mengambil langkah guna mengatasi dampak kenaikan BBM, terutama di sektor transportasi.
Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan memaparkan bahwa Kemenhub telah melakukan koordinasi dengan lembaga, kementrian, pemda, hingga beberapa pihak terkait. Koordinasi tersebut digunakan untuk mendengar saran dari berbagai pihak.
Menurutnya, bahan bakar memiliki peranan penting dalam berjalannya kegiatan operasional layanan transportasi. Hal tersebut memerlukan adanya penyesuain setelah kenaikan harga BBM.
Kemenhub mengambil langkah dengan cara menyesuaikan tarif angkutan umum kelas ekonomi, terutama untuk transportasi darat.berikutnya, akan ada juga penyesuaian tarif ojek online yang akan segera diumumkan.
Kemenhub juga mengatakan telah berkoordinasi dengan Dirjen Perhubungan Darat agar mengkomunikan hal ini dengan pihak platform dan pengemudi ojek online. Menurutnya, kenaikan harga BBM ini tidak memberi dampak signifikan pada transportasi darat, laut, dan kereta api kelas ekonomi.
Menurutnya, pemerintah juga telah memberikan subsidi upah kepada 16 juta pekerja yang gajinya mash berkisar maksimal Rp3,5 juta per bulan. Tak hanya itu saja, ada juga subsidi di sektor transportasi, khususnya bagi pengemudi angkot, ojek pangkalan, dan nelayan yang penyalurannya melalui pemda.
Menhub juga menginginkan masyarakat terutama pelaku usaha di bidang transportasi untuk bersinergi mencapai keseimbangan yang baru.
“Di satu sisi pelayanan angkutan yang berkeselamatan bisa terjaga, di sisi lain tetap bisa memberikan tarif yang terjangkau bagi masyarakat,” ujar Budi Karya Sumadi.
Baca Juga: YLBHI Kecam Aksi Represif Polisi ke Mahasiswa Saat Demo Tolak Harga BBM Naik di Bengkulu
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable
-
Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak
-
IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar
-
Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna
-
Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027
-
Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik
-
Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
-
AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik
-
Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia
-
Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!