Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendesak industri jasa keuangan non-bank seperti asuransi dan fintech untuk melindungi informasi pribadi nasabah demi mencegah pembobolan data.
Direktur Eksekutif Pengawasan IKNB OJK, Ogi Prastimiyono, mengungkapkan bahwa dunia digital semakin canggih dari waktu ke waktu, karenanya kebocoran data bisa terjadi kapan saja. Kebocoran data saat ini terjadi di sektor lain, namun IKNB berpotensi menjadi sasaran para hacker.
Dalam Konferensi Persnya, Selasa (13/9/2022), Ogi mengatakan masalah kebocoran data juga harus menjadi perhatian khusus bagi para pemangku kepentingan, termasuk perusahaan asuransi dan sebagainya, IKNB juga agar bersiap menghadapi serangan peretasan.
Karena saat ini kebocoran data tidak hanya mengancam perusahaan, data juga dapat diakses dari suatu negara dan diperdagangkan oleh peretas. Tidak hanya nomor telepon yang bocor, tetapi juga data lain seperti NIK, provider, hingga data registrasi.
Informasi ini pertama kali diunggah dari akun Twitter Muh. Rifqy Priyo S. memperlihatkan tangkapan layar foto yang memuat postingan dari situs breached.to.
"Data registrasi 1,3 miliar kartu SIM ponsel Indonesia bocor! Data pendaftaran meliputi NIK, nomor telepon, nama penyelenggara dan tanggal pendaftaran. Penjualnya mengklaim bahwa data ini diperoleh dari RI Kominfo,” kata akun Twitter @SRifqi, seperti dikutip, Kamis (9/1/2022).
Saat ditelusuri suara.com disitus breached.to dugaan kebocorana data tersebut diunngah oleh akun anonim bernama Bjorka.
Dalam keterangan di deskripsinya ia juga menyinggung kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terkait registrasi kartu SIM.
Kementerian Komunikasi dan Informastika Republik Indonesia telah mengeluarkan peraturan yang mewajibkan semua pengguna kartu SIM prabayar untuk mendaftarkan nomor telepon selularnya dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku,” tulisnya.
Baca Juga: Hacker Bjorka Ungkap Dalang Pembunuh Munir, KASUM: Sejalan dengan Fakta Sebenarnya
"Periode pendaftaran dimulai pada 31 Oktober 2017. kegagalan untuk melakukannya pada akhir batas waktu pendaftaran akan menyebabkan penghentian sementara layanan untuk nomor ponsel,"
Bjorka juga memperlihatkan beberapa informasi tentang dugaan kebocoran data. Ukuran data mencapai 87 GB dengan total 1,3 miliar.
Sedangkan isi data meliputi nomor induk penduduk, nomor telepon, nama penyelenggara dan tanggal pendaftaran.
Format kebocoran data juga ditampilkan dalam urutan NIK, telepon, penyedia dan tanggal pendaftaran.
Akun Bjorka juga memperlihatkan 2 juta sampel data yang dapat diunduh secara gratis, lengkap dengan nama-nama vendor yang disebutkan antara lain Telkomsel, 3 (Tri), Indosat, XL dan Smartfren.
(suara.com)
Tag
Berita Terkait
-
Hacker Bjorka Bikin Geger: Ada Tendensi Motif Politik di Balik Maraknya Data Pejabat Diretas?
-
Publik Diminta Tenang Hadapi Aksi Bjorka, Kepala BSSN: Konsekuensi Dunia Digital
-
Bukan Hadapi Bjorka, Fadli Zon Sindir BSSN yang Bangun Kolam Renang Seharga Rp1,8 Miliar
-
Bjorka Orang Indonesia? Begini Dugaan Pakar Keamanan Siber
-
Pembobolan Data oleh Bjorka, Pengamat: Pemerintah Punya Kebiasaan Menyangkal
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi
-
Terpopuler: Baterai Realme C100i Awet 6 Tahun, Top 3 HP Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan
-
5 Zodiak Diprediksi Beruntung Mulai Juni 2026, Karier hingga Asmara Berjalan Lancar
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
-
Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah