Suara.com - Bjorka terus menuai sorotan publik seiring dengan semakin banyaknya data-data pribadi yang dibocorkan. Bahkan Bjorka tidak ragu membuka data pribadi Menko Polhukam Mahfud MD setelah sang peretas diklaim bukan membocorkan data rahasia.
Tak pelak profil peretas yang mengaku berbasis di Warsawa, Polandia ini banyak disorot publik. Bahkan kekinian beredar dugaan Bjorka adalah orang Indonesia alih-alih peretas dari luar negeri.
Salah satu yang menyorotinya adalah pakar siber sekaligus pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi. Dalam wawancaranya di Apa Kabar Indonesia Pagi yang ditayangkan di kanal YouTube tvOneNews, Fahmi mengutip opini warganet yang menduga Bjorka berasal dari Indonesia.
Kecurigaan ini, menurut Fahmi, diawali dari Bjorka yang dianggap sangat memedulikan isu-isu di Indonesia. "Mulai ada netizen yang biasa berbahasa Inggris, (jadi) membaca tulisan orang Indonesia berbahasa Inggris udah kerasa banget," ungkap Fahmi, dikutip Suara.com.
"Ini kok sepertinya bukan bahasa Inggris yang native. Atau orang Indonesia yang tinggal di luar negeri. Ini seperti orang Indonesia, tinggal di Indonesia, dan berbahasa Inggris. Netizen mulai mengulik hal-hal seperti itu dan banyak mereka melihat bahwa Bjorka ini kayaknya di Indonesia," sambungnya.
Bukan cuma memetik dari pendapat warganet, Fahmi sendiri memiliki opini serupa yang dicuitkannya di Twitter. Pasalnya Fahmi menilai ketikan Bjorka tidak terlalu menunjukkan jati dirinya sebagai seseorang yang bermukim di Eropa.
"Sampeyan (kamu) kalau marah dan kesal, coba gunakan bahasa slang english khas Poland. Biasanya ada fck fcknya gituuu... Jangan pake bahasa engres yang baik dan benar," cuit Fahmi lewat Twitter-nya, Minggu (12/9/2022). Saat itu Fahmi mengutip cuitan Bjorka yang dituliskan lewat akun lamanya yang telah ditangguhkan, @bjorxanism.
Pendapatnya ini kemudian kembali dipertegas di sesi wawancaranya dengan TV One. Menurutnya bahasa, gaya berbicara, gaya menulis, bisa menjadi penentu apakah seseorang memang berasa dari dalam atau luar Indonesia.
"Orang luar, di luar betulan, ada kata-kata yang tidak umum dilakukan oleh orang Indonesia. Ada juga kata-kata yang paling sering digunakan oleh orang Indonesia, misalnya dalam kalimat depan ada (kata) 'karena...', kemudian di-translate 'because...' itu nggak umum banget di kalangan orang berbahasa Inggris," jelas Fahmi.
Baca Juga: Akun Bjorka @bjorkanesian Kembali Di-Suspend, Netizen: Mana Belum Diumumin Giveaway-nya
Hal yang tanpa sadar dilakukannya ini bisa menjadi dasar profiling Bjorka.
Kecurigaan Fahmi soal apakah Bjorka dari Indonesia atau bukan juga menguat ketika peretas itu sempat mengalihkan isu, seperti mengaku dibesarkan dengan bahasa Indonesia.
"Tapi ada hal-hal yang nggak bisa ditutupin," pungkas Fahmi.
Pakar Keamanan Siber Sebut Bjorka Cuma Penjual Data di Forum Peretas
Pakar keamanan siber, Ruby Alamsyah, menyebut Bjorka hanyalah salah satu dari penjual atau broker data di forum peretas.
Selain itu, meski sekarang Bjorka sangat fokus dalam menguliti pemerintah, Ruby menilai sang peretas sebenarnya bukan hanya fokus terhadap permasalahan di Indonesia.
Berita Terkait
-
Akun Bjorka @bjorkanesian Kembali Di-Suspend, Netizen: Mana Belum Diumumin Giveaway-nya
-
Soal Mahfud MD Tanggapi Santai Serangan Bjorka, Drone Emprit Sebut Menko Polhukam Bisa Rugikan Publik
-
Makin Menjadi, Akun Diduga Milik Bjorka Tawarkan 1.000 Dolar Jika Bisa Tebak Nama Pembunuh Munir
-
Menkominfo Benarkan Hacker Bjorka Telah Sebarkan Data-data Pemerintah, Tapi..
-
Bjorka 'Mengamuk', Fadli Zon Sindir BSSN yang Malah Bangun Kolam Renang Rp 1,8 M: Lebih Penting dari Keamanan Siber
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar