Penyelenggarakan KTT G20 merupakan titik awal bagi Polri untuk mengoperasikan mobil listrik sebagai kendaraan dinas.
Dikutip Kantor Berita Antara, Polri pada saat G20 akan menjalankan fungsi dalam rangkaian kegiatan pengamanan dan pengawalan selama KTT G20 berlangsung pada 15-16 November di Denpasar, Bali
“Polri sudah menyiapkan rencana pengadaan kendaraan listrik, baik untuk pengamanan maupun pengawalan di G20,” kata Polri Irjen Jenderal Dedi Prasetyo, Kadiv. Humas Polri, Jumat ( 16/09/2022).
Selain itu, produk elektrifikasi juga digunakan oleh Polri di Ibu Kota Negara (IKN), Nusantara, Kalimantan Timur.
"Jumlahnya masih dihitung ulang dan disesuaikan dengan anggaran yang ada," kata Irjen Pol Dedi Prasetyo.
Untuk tahap awal penggunaan kendaraan listrik sebagai operasi di KTT G20 ini, ia memperkirakan sekitar 50 persen kendaraan operasional Polri untuk keamanan dan pengawalan tamu resmi dan delegasi akan menggunakan kendaraan listrik.
"Untuk anggaran 2023, secara bertahap akan dianggarkan pengadaan kendaraan listrik di tingkat Polda, namun jumlahnya masih dalam perhitungan,” ujarnya
“Di Polda-Polda akan dilakukan upaya untuk membeli kendaraan listrik, hanya jumlah dan standarisasinya masih dihitung ulang oleh Asrena dan Aslog," tambah Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo.
Selain pengadaan kendaraan listrik, yang terpenting adalah mempersiapkan infrastruktur. Dengan kata lain, di setiap polda dan polres, terutama yang bertipe metropolitan, akan disiapkan infrastrukturnya yakni stasiun pengisian listrik, karena untuk dapat mengisi daya mobil listrik, mobil listrik membutuhkan catu daya sebesar 7.000 watt listrik.
Baca Juga: Yang ditunggu tunggu 'Pemutihan' Pajak Kendaraan DKI Jakarta 2022
“Kalau misalnya Polri punya lebih dari satu kendaraan, maka bisa dihitung, untuk SPBU elektroniknya harus disiapkan terlebih dahulu,” ujarnya.
Kesiapan kendaraan listrik beserta infrastruktur ini akan dilakukan secara paralel atau bersamaan. Pada tahap awal, kendaraan listrik akan diprioritaskan untuk operasional Polri bagi pejabat utama Polri, baik di tingkat Polda maupun Mabes, serta kendaraan pengatur lalu lintas dan kendaraan patroli Sabhara.
"Tetap (pengadaan) bertahap", imbuhnya.
Tag
Berita Terkait
-
Polri Persiapkan Mobil Listrik Sebagai Kendaraan Dinas di KTT G20 dan IKN
-
Penjualan Mobil Listrik Murni Semakin Moncer Karena Pengetahuan Konsumen Kian Dalam
-
Presiden Jokowi Instruksikan Pakai Mobil Listrik, Tanggapan Para Warganet Ini malah Bikin Ngakak
-
Resmi! Mobil Dinas Pemerintah Diganti Menjadi Mobil Listrik Secara Bertahap
-
Kritisi IKN Hingga Kereta Cepat, AHY: Proyek Ambisius Buat Anggaran Bengkak, Penundaan Bukan Lah Hal yang Tabu
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Cristiano Ronaldo Buang Muka Ditanya-tanya Soal Lionel Messi
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Kronologi Kasus Dugaan Bagi-Bagi Uang BEM FH UBK Setelah Bertemu Wapres Gibran
-
Pertama dalam 16 Tahun, Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games, Kok Bisa?
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya